Arteta: “Shock to the System” Usai Arsenal Tersandung di Perebutan Gelar Liga Inggris

Author Image

Irfan

21 Februari 2026

arsenal, mikel arteta, premier league, manchester city, wolverhampton wanderers

masih memimpin perburuan gelar musim 2025/2026, namun dua hasil imbang beruntun baru-baru ini telah memicu kekhawatiran dan membuat manajer angkat bicara. Arteta menggambarkan kemerosotan performa timnya sebagai “shock to the system” setelah The Gunners kehilangan poin penting.

Pada Rabu, 18 Februari 2026, Arsenal secara mengejutkan bermain imbang 2-2 melawan tim juru kunci di Molineux. Hasil ini terasa pahit karena Arsenal sempat unggul dua gol melalui Bukayo Saka dan Piero Hincapie. Namun, Wolves berhasil menyamakan kedudukan lewat Hugo Bueno dan gol dramatis Tom Edozie di masa tambahan waktu. Sebelumnya, pada 12 Februari, Arsenal juga ditahan imbang 1-1 oleh Brentford.

Rentetan hasil ini membuat posisi Arsenal di puncak klasemen Premier League sedikit goyah. Mereka kini mengoleksi 58 poin, unggul lima poin dari pesaing terdekat, Manchester City, yang berada di posisi kedua dengan 53 poin. Namun, The Citizens memiliki satu pertandingan tunda, yang jika dimenangkan, akan memperkecil jarak menjadi hanya dua poin.

Menanggapi situasi ini, Mikel Arteta tidak menyembunyikan kekecewaannya. “Tidak cukup memenuhi standar yang kami butuhkan,” ujarnya mengenai performa tim. Ia menambahkan, “Ini adalah kejutan bagi sistem. Kami ingin meraih kemenangan, kami tidak bisa, tetapi kami harus terus maju.” Arteta juga mengakui bahwa timnya “harus menyalahkan diri sendiri” atas hasil imbang melawan Wolves, terutama karena performa di babak kedua tidak sesuai standar.

Pelatih asal Spanyol itu mendesak para pemainnya untuk tetap tenang dan fokus. “Kami memiliki instruksi yang sangat jelas. Kami harus hidup di masa kini dan masa kini itu indah,” kata Arteta. “Kami berada tepat di tempat yang kami inginkan di setiap kompetisi. Jadi, tetap tenang, tetap membuka mata, membuka telinga, dan memahami apa yang dibutuhkan para pemain untuk memberikan yang terbaik.”

Arteta juga menantang timnya untuk “menulis takdir mereka sendiri” menjelang pertandingan krusial. Arsenal akan menghadapi ujian berat berikutnya dalam derbi London Utara melawan Tottenham Hotspur pada Minggu, 22 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi sangat penting untuk mengembalikan momentum dan menjaga jarak dari kejaran Manchester City.

Musim ini, Arsenal telah menunjukkan ambisi besar setelah mendatangkan pemain seperti penyerang Viktor Gyokeres dan gelandang Martin Zubimendi pada bursa transfer musim panas 2025. Namun, sejarah mencatat bahwa Arsenal telah menjadi runner-up Premier League dalam tiga musim terakhir, sebuah fakta yang menambah tekanan pada tim untuk akhirnya meraih gelar yang telah lama dinantikan. Pertemuan langsung antara Arsenal dan Manchester City pada 18 April mendatang juga diprediksi akan menjadi penentu krusial dalam perburuan gelar.