Auckland FC Siap Jegal Melbourne City di Kandang, Skuad Resmi Dirilis

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Auckland FC bersiap menghadapi tantangan berat saat menjamu juara bertahan A-League, Melbourne City FC, dalam laga pekan ke-19 Isuzu UTE A-League Men. Pertandingan krusial ini akan berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026, pukul 17.00 waktu setempat, di Go Media Stadium, Auckland. Kedua tim telah merilis skuad resmi mereka, menandakan kesiapan untuk pertarungan yang diprediksi sengit.

Auckland FC dalam Momentum Positif

Tim berjuluk Black Knights ini datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat hasil impresif. Auckland FC saat ini menempati posisi kedua klasemen A-League dengan 32 poin dari 18 pertandingan, hanya terpaut empat poin dari pemuncak klasemen Newcastle Jets. Mereka tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir, dengan meraih dua kemenangan dan satu hasil imbang.

Kemenangan telak 5-0 atas rival sekota Wellington Phoenix di laga derby Selandia Baru pekan lalu menjadi bukti ketajaman Auckland FC. Pelatih Steve Corica mengungkapkan kepuasannya atas performa tim. “Sangat senang dengan cara para pemain tampil. Babak pertama luar biasa. Kami langsung menyerang mereka sejak awal,” ujar Corica. Hasil dominan tersebut bahkan berujung pada pengunduran diri pelatih kepala Wellington Phoenix. Selain itu, Auckland FC memiliki rekor kandang yang kuat, tidak terkalahkan dalam enam dari delapan pertandingan kandang mereka musim ini.

Melbourne City Berjuang di Tengah Jadwal Padat

Di sisi lain, Melbourne City FC menghadapi periode yang lebih sulit. Juara bertahan A-League ini berada di peringkat kedelapan dengan 22 poin dari 18 pertandingan, terpaut tiga poin dari zona playoff (enam besar). Tim asuhan Aurelio Vidmar gagal meraih kemenangan dalam lima dari enam pertandingan liga terakhir mereka, menelan tiga kekalahan dan dua hasil imbang.

Pekan lalu, Melbourne City menelan kekalahan 3-1 dalam derby Melbourne melawan Melbourne Victory di kandang sendiri. Pelatih Aurelio Vidmar mengakui performa timnya yang kurang memuaskan. “Kami jelas memulai dengan buruk, sangat lambat. Lawan adalah tim yang jauh lebih baik dari kami malam ini – sesederhana itu,” kata Vidmar. Jadwal padat akibat partisipasi di Liga Champions Asia Elite, yang akan memasuki babak 16 besar pada awal Maret, juga menjadi faktor. Melbourne City akan memainkan pertandingan kelima mereka dalam 21 hari.

Sejarah Pertemuan dan Duel Pelatih

Ini akan menjadi pertemuan keempat antara Auckland FC dan Melbourne City. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, kedua tim sama-sama meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang. Pertemuan terakhir pada Januari lalu berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Melbourne City di kandang mereka. Saat itu, Auckland FC sempat unggul melalui gol Lachlan Brook, namun Melbourne City berhasil membalikkan keadaan dengan penalti Max Caputo dan gol telat Medin Memeti.

Usai kekalahan tersebut, Steve Corica menyayangkan kurangnya insting membunuh timnya. “Kami memiliki beberapa serangan balik di babak kedua tetapi kami tidak cukup kejam. Kami unggul 1-0, kami perlu menyelesaikan tim dengan mencetak gol kedua dan kami tidak melakukannya,” ungkap Corica.

Pemain Kunci dan Kondisi Skuad

Auckland FC akan diperkuat oleh striker Sam Cosgrove yang kembali dari skorsing satu pertandingan. Cosgrove, bersama Jesse Randall dan Lachlan Brook, menjadi mesin gol utama tim dengan masing-masing mencetak tujuh dan enam gol di liga. Kapten Hiroki Sakai, yang sebelumnya cedera hamstring, juga telah kembali, sementara bek Francis de Vries baru saja menandatangani perpanjangan kontrak.

Di kubu Melbourne City, Elbasan Rashani siap kembali setelah pulih dari cedera hamstring yang panjang. Namun, mereka masih harus bermain tanpa Mathew Leckie (cedera pinggul), Andrew Nabbout (cedera betis), dan Takeshi Kanamori (cedera lutut). Max Caputo, pencetak gol terbanyak tim dengan tujuh gol, akan menjadi andalan di lini depan, didukung oleh pemain seperti Daniel Arzani dan Marcus Younis.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Auckland FC berambisi mempertahankan tekanan di puncak klasemen, sementara Melbourne City bertekad meraih poin penuh untuk kembali ke jalur playoff dan menghidupkan asa mempertahankan gelar juara mereka.