Aktris Aurelie Moeremans mengungkapkan rasa terkejutnya atas respons publik yang masif terhadap buku memoarnya, Broken Strings. Tautan bukunya bahkan telah diklik lebih dari 23 juta kali, menandakan isu yang diangkatnya telah menjadi perhatian nasional hingga sampai ke meja Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.
Namun, kesuksesan ini dibarengi dengan munculnya tekanan. Aurelie mengaku mulai menerima intimidasi dari pihak yang merasa tersindir oleh isi buku tersebut. Ia bahkan menyebut adanya keterlibatan buzzer untuk menjatuhkan kredibilitasnya.
“Ketakutan kedua aku adalah diancam lagi seperti waktu aku masih SMA. Udah lama banget sih, tapi walaupun udah 16 tahun yang lalu, sampai sekarang tokoh yang ada di buku ini masih apa ya… masih memantau setiap langkah aku gitu rasanya,” kata Aurelie Moeremans dikutip dari akun YouTube AurĂ©lie Moeremans, Senin (26/1/2026).
Setelah belasan tahun merasa tidak memiliki bukti yang cukup kuat untuk melapor, kini keadaan berbalik. Istri Tyler Bigenho itu mengaku mendapatkan bantuan tak terduga dari netizen yang mengirimkan berbagai bukti baru terkait masa lalunya, yang selama ini tidak dimilikinya.
“Nah, ngomong-ngomong soal bukti kurang kuat, semenjak buku aku keluar ada beberapa orang yang kontak aku dan kasih aku bukti-bukti yang tadinya aku nggak punya. Mungkin itu pertanda, who knows kita lihat aja,” bebernya.
Dengan amunisi bukti baru ini, Aurelie Moeremans tampaknya tak akan tinggal diam jika intimidasi terus berlanjut. Baginya, perjuangan ini bukan lagi soal simpati, melainkan tentang keadilan yang sempat terampas selama belasan tahun.
“Dulu aku memang gak mendapatkan keadilan yang seharusnya jadi hak aku, tapi kalau misalnya buku ini bisa membantu kalian mendapatkannya, aku menang,” pungkasnya.






