Manchester United akan menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Liga Primer Inggris di Old Trafford pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 14.00 GMT. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi kedua tim, terutama karena badai cedera yang menghantam skuad mereka. Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, harus memutar otak untuk meracik tim terbaiknya, sementara Oliver Glasner di kubu Crystal Palace juga dihadapkan pada situasi serupa.
Manchester United Dihantam Absennya Pilar Penting
Setan Merah, yang sedang dalam performa menanjak dengan catatan tak terkalahkan dalam 10 pertandingan Liga Primer dan berhasil merangkak ke posisi keempat klasemen, harus menghadapi kenyataan pahit. Sejumlah pemain kunci dipastikan absen atau diragukan tampil. Bek tangguh Lisandro Martinez, yang baru kembali dari cedera ACL, diragukan besar untuk laga kontra Palace karena masalah betis. Ia absen saat United menang 1-0 atas Everton dan kemungkinan besar belum siap untuk kembali.
Pemain bertahan lainnya, Matthijs de Ligt, masih harus menepi akibat cedera punggung yang dideritanya sejak November tahun lalu. De Ligt telah melewatkan 15 pertandingan di semua kompetisi, dan meskipun diprediksi akan kembali pada Maret, ia masih dalam tahap pemulihan. Selain itu, Patrick Dorgu juga harus absen panjang karena cedera hamstring yang kemungkinan membuatnya menepi hingga akhir Maret atau awal April.
Di lini tengah, Mason Mount menjadi keraguan besar setelah absen dalam empat pertandingan Liga Primer terakhir karena cedera. Mount disebut sebagai pemain yang paling dekat untuk kembali, namun partisipasinya di laga ini masih diragukan. Absennya para pemain ini tentu menjadi tantangan besar bagi Carrick yang telah membawa United meraih 16 poin dari kemungkinan 18 sejak mengambil alih kursi kepelatihan.
Crystal Palace Tak Kalah Pusing dengan Daftar Cedera
Di sisi tim tamu, Crystal Palace juga tidak luput dari masalah cedera. Manajer Oliver Glasner, yang baru-baru ini memimpin Palace meraih trofi Piala FA pada 2025 dan Community Shield, menghadapi tugas berat untuk meramu skuadnya. Gelandang Cheick Doucouré masih harus menepi hingga Mei 2026 karena cedera lutut. Penyerang Eddie Nketiah juga mengalami kemunduran dalam pemulihannya dari cedera paha/otot dan diperkirakan baru bisa kembali pada akhir Maret atau April.
Jean-Philippe Mateta, yang juga mengalami cedera lutut, diperkirakan akan kembali pada pertengahan Maret 2026. Glasner menyatakan optimisme bahwa Mateta akan kembali bermain sebelum musim berakhir. Gelandang Jefferson Lerma juga absen karena cedera paha/hamstring dan diperkirakan kembali pada pertengahan Maret. Bek Maxence Lacroix juga diragukan tampil setelah mengalami cedera adduktor.
Glasner mengakui bahwa ia harus “sangat kreatif” dalam menemukan pemain yang tepat untuk mengisi posisi-posisi yang kosong akibat cedera. Meskipun demikian, Crystal Palace berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa dan baru-baru ini mengalahkan Wolves di liga domestik, menunjukkan bahwa mereka tetap memiliki semangat juang.
Kedalaman Skuad Diuji di Old Trafford
Pertemuan kedua tim ini akan menjadi pertarungan yang menarik, tidak hanya di lapangan hijau tetapi juga dalam hal kedalaman skuad. Manchester United, yang kini berada di posisi keempat Liga Primer, berambisi mengamankan tiket Liga Champions. Sementara itu, Crystal Palace, yang menempati posisi ke-13, akan berjuang untuk menjauh dari zona degradasi.
Secara head-to-head, Crystal Palace memiliki rekor mengejutkan dalam beberapa pertemuan terakhir, termasuk kemenangan 4-0 pada Mei 2024 dan kemenangan 1-0 di Old Trafford pada September 2023. Namun, Manchester United berhasil membalas dengan kemenangan 2-1 pada November 2025. Dengan absennya sejumlah pemain kunci di kedua belah pihak, pertandingan di Old Trafford ini akan sangat menguji strategi dan adaptasi para pelatih.