Bali United harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang tanpa gol oleh tamunya, Persijap Jepara, dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (28/2/2026) malam WIB tersebut berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Serdadu Tridatu, julukan Bali United, yang memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi enam laga beruntun di kompetisi domestik. Sebelumnya, Bali United mencatat dua hasil imbang dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Kondisi ini membuat posisi Bali United tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 23 pertandingan.
Minim Peluang dan Pertahanan Solid
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim menunjukkan permainan yang alot dengan minimnya peluang berbahaya yang tercipta. Bali United, yang bertindak sebagai tuan rumah, kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Persijap Jepara. Beberapa upaya serangan dari pasukan Serdadu Tridatu, termasuk tembakan dari Kadek Arel pada menit keempat dan sepakan jarak jauh Teppei Yachida pada menit ke-22, belum mampu menggetarkan jala gawang lawan yang dijaga Sendri Johansah.
Di sisi lain, Persijap Jepara juga tidak tinggal diam. Tim berjuluk Laskar Kalinyamat ini sesekali melancarkan serangan balik yang cukup mengancam. Iker Guarrotxena sempat memiliki peluang emas pada menit ke-20, namun penyelesaian akhirnya masih melebar. Borja Herrera juga melepaskan tembakan keras pada menit ke-35 yang berhasil ditepis oleh kiper Bali United, Mike Hauptmeijer. Pertandingan babak pertama lebih banyak diwarnai duel lini tengah dan berakhir tanpa gol.
Kekecewaan di Kubu Bali United
Pelatih kepala Bali United, Johnny Jansen, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil imbang ini. “Hasil yang tidak diinginkan dimana seharusnya kami bisa menang di rumah. Kami membuat beberapa peluang dari babak pertama namun tidak ada gol yang tercipta di laga ini,” ujar Coach Johnny, seperti dilansir baliutd.com, Minggu (1/3/2026). Ia juga menambahkan, “Babak pertama belum punya banyak peluang, tapi di babak kedua kami bermain lebih baik. Sayangnya finishing tidak maksimal.”
Bek muda Bali United, Kadek Arel Priyatna, turut menyuarakan perlunya evaluasi menyeluruh. “Kami belum bisa meraih kemenangan di enam laga beruntun sehingga wajib semua berbenah total. Semua pemain harus punya motivasi menuju perubahan itu,” kata Kadek Arel seusai laga. Rentetan hasil minor ini bahkan membuat masa depan Johnny Jansen di kursi kepelatihan Bali United berada di ujung tanduk, dengan desakan suporter yang mulai muncul.
Persijap Amankan Poin Penting
Bagi Persijap Jepara, satu poin di kandang Bali United merupakan hasil yang berharga. Tambahan satu poin ini berhasil mengangkat mereka keluar dari zona degradasi, menempati peringkat ke-15 klasemen sementara dengan 19 poin, unggul satu poin di atas zona merah. Kedatangan pelatih kiper baru, Yoo Jae-hoon, mantan tangan kanan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia, diharapkan dapat semakin memperkokoh lini pertahanan Laskar Kalinyamat di sisa kompetisi.
Meskipun Bali United mendominasi serangan di babak kedua, pertahanan solid Persijap yang dikomandoi oleh pemain seperti Diogo Araujo Brito dan Firman Ramadhan, berhasil meredam setiap upaya tuan rumah. Hingga akhir pertandingan, skor 0-0 tetap bertahan, menandai berakhirnya laga pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026 tanpa pemenang.