Berita

Banjir Aceh Disebut Tsunami Kedua, MPR Tinjau Langsung Penanganan Bencana

Advertisement

Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan keprihatinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, terkait penanganan bencana banjir yang melanda provinsi tersebut pada akhir November 2025. Muzani menyebut Mualem mengibaratkan musibah ini sebagai ‘tsunami kedua’ bagi Aceh.

Curhat Mualem Soal Beban Bencana

Dalam kunjungan ke Kantor Gubernur Aceh di Syiah Kuala, Banda Aceh, pada Selasa (10/2/2026), Ahmad Muzani menyampaikan bahwa Mualem merasakan beban yang sangat berat dalam menghadapi bencana tersebut. “Ini tsunami kedua, Pak. Itu istilah yang diucapkan oleh beliau kepada kami,” ujar Muzani menirukan Mualem.

Mualem juga memaparkan berbagai persoalan mendasar terkait penanganan bencana. Salah satunya adalah dorongan untuk membentuk badan rekonstruksi dan rehabilitasi, serupa dengan yang dibentuk pascatsunami 2004. Ia juga menyoroti minimnya keuangan daerah untuk menanggung beban bencana, serta kebutuhan mendesak akan hunian sementara bagi para pengungsi.

Persoalan lain yang diangkat adalah masa depan warga yang kehilangan pekerjaan, termasuk kelangsungan pendidikan anak-anak sekolah. Seluruh aspirasi ini, menurut Muzani, telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dukungan Penuh Pemerintah Pusat

Ahmad Muzani menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk menangani dan memulihkan Aceh pasca-bencana. Ia menyampaikan pesan Presiden Prabowo bahwa ‘sakit Aceh adalah sakit Indonesia’.

“Aceh adalah bagian Negara Republik Indonesia, Aceh adalah bagian dari NKRI, dan sakit Aceh adalah sakit kami, bencana Aceh adalah bencana kami,” tegas Muzani.

Ia juga melaporkan perkembangan positif dalam pemulihan infrastruktur. “Tadi disampaikan oleh Pak Tito (Mendagri) sudah hampir, sudah 99% listrik di Aceh nyala. Tinggal beberapa puluh desa yang belum nyala itu pun karena lokasinya yang sangat jauh,” ungkapnya.

Advertisement

Muzani menambahkan bahwa Presiden Prabowo bertekad membangun kembali Aceh menjadi lebih baik dari sebelumnya, sebuah komitmen yang selalu dibahas dalam rapat kabinet.

MPR Berikan Bantuan Nyata

Dalam kunjungan tersebut, pimpinan MPR RI memberikan dukungan nyata berupa 15.000 paket sembako dan 15.000 paket ibadah untuk masyarakat Aceh.

MPR juga akan menindaklanjuti beberapa usulan Pemprov Aceh, termasuk koordinasi dengan Pertamina terkait peniadaan barcode pembelian BBM subsidi dan pembahasan penanggungan BPJS warga Aceh oleh APBN bersama Menteri Kesehatan serta Badan Anggaran DPR.

Terkait akses jalan dan jembatan yang terputus, Muzani berharap Kementerian PUPR dapat segera membangun jembatan permanen setelah lebaran, mengingat kementerian tersebut juga fokus pada pemulihan di Sumatera Barat dan Aceh Utara.

Kunjungan pimpinan MPR ini dihadiri oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto, Hidayat Nur Wahid, Eddy Soeparno, Edhi Baskoro Yudhoyono, A. M. Akbar Supratman, serta pimpinan dari semua fraksi. Turut hadir Mendagri Tito Karnavian dan sejumlah pejabat lainnya.

Advertisement