Banjir di Sukamekar Bekasi Meluas, Balita Dievakuasi dari Perumahan Subsidi

Author Image

Irfan

24 Januari 2026

Evakuasi Warga Perumahan Subsidi Di Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. (foto: Dok.istimewa)
Evakuasi warga perumahan subsidi di Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi. (Foto: dok.Istimewa)

BEKASI – Banjir masih merendam sejumlah perumahan subsidi di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada Sabtu (24/1/2026). Ketinggian air yang mencapai lebih dari satu meter memaksa petugas mengevakuasi warga, termasuk balita, menggunakan perahu karet.

Evakuasi Balita di Perumahan Subsidi Nebraska

Proses evakuasi balita terlihat dalam sebuah video yang dibagikan oleh Sekretaris Desa Sukamekar, Taufik. Dalam rekaman tersebut, seorang ibu dengan hati-hati membawa buah hatinya untuk diserahkan kepada petugas yang siap membantu di perumahan subsidi Nebraska. Setelah balita berhasil dievakuasi, sang ibu kemudian naik ke perahu yang dibantu oleh seorang pria di lokasi. Di dalam perahu yang sama, terdapat ibu lain dan seorang perempuan muda, yang kemudian bergerak menuju tempat yang lebih aman.

Taufik menjelaskan bahwa warga yang terdampak banjir dievakuasi ke sejumlah lokasi yang dianggap aman, seperti musala, bangunan warga, dan sekolah. “Dievakuasi ke musala, bangunan warga, sekolah dan lain-lain yang aman,” ujar Taufik.

Tujuh Perumahan Terendam, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter

Banjir kali ini tidak hanya merendam satu atau dua titik, melainkan meluas ke tujuh perumahan subsidi dan perkampungan di Desa Sukamekar. Perumahan Green Lavender dan Nebraska dilaporkan menjadi lokasi terparah.

“Ada tujuh perumahan terendam. Yang paling parah di Green Lavender dan Nebraska,” kata Taufik.

Ketinggian air di beberapa titik dilaporkan mencapai 1,5 meter. Kondisi ini disebabkan oleh luapan Kali CBL yang membuat air sulit surut. “Ketinggian saat ini sekitar 150 sentimeter, kemarin sempat 200 sentimeter. Karena ada luapan Kali CBL, jadi masih stuck di 150-lah,” jelasnya.

Warga Butuh Bantuan Logistik Mendesak

Menghadapi situasi darurat ini, Taufik menyampaikan bahwa warga sangat membutuhkan bantuan logistik, terutama makanan siap saji atau mi instan. Ia berharap bantuan tersebut dapat segera tersalurkan.

“Belum ada bantuan, tolong kirim bantuan, sudah lelah banget ini pemerintah desa. Bantuan kayak mi instan, atau yang siap saji,” pintanya dengan nada prihatin.

Sebelumnya, banjir dengan ketinggian hingga 2 meter sempat melanda Desa Sukamekar pada Jumat (23/1/2026) akibat meluapnya Kali CBL. Peristiwa tersebut memaksa sekitar 3.000 keluarga untuk mengungsi.

“Betul, banjir di Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, kondisinya sangat banjir,” kata Taufik saat dihubungi pada Jumat (23/1/2026). Ia menambahkan bahwa di dekat bantaran Kali CBL, ketinggian air bahkan mencapai 2 meter, membuat rumah warga hampir seluruhnya terendam.