Jakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mengumumkan pembatalan perjalanan Kereta Api (KA) 24 Argo Merbabu yang seharusnya melayani rute Gambir-Semarang Tawang. Keputusan ini diambil menyusul genangan air yang menutup jalur rel di wilayah Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah, yang berada di bawah pengelolaan Daop 4 Semarang. Meskipun demikian, KAI memastikan bahwa perjalanan kereta api menuju Pekalongan tetap beroperasi normal.
Kondisi Jalur dan Pengamanan Ekstra
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa beberapa titik jalur rel masih tergenang air akibat banjir. Untuk kereta api yang tetap diizinkan beroperasi, KAI menerapkan langkah-langkah pengamanan ekstra. Hal ini meliputi penggunaan lokomotif khusus dan pembatasan kecepatan di area yang terdampak banjir demi menjamin keselamatan penumpang.
“Seluruh kereta api jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen telah melalui pengecekan sarana dan prasarana secara ketat. Hingga pukul 10.00 WIB, kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta berangkat tepat waktu. Untuk jalur terdampak banjir di wilayah Pekalongan, KAI tetap mengoperasikan perjalanan kereta api dengan pengamanan ekstra, penggunaan lokomotif khusus, serta pembatasan kecepatan demi menjamin keselamatan pelanggan,” ujar Franoto dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (17/1/2026).
Franoto menambahkan bahwa seluruh keberangkatan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta terpantau berjalan normal, aman, dan sesuai jadwal hingga pukul 11.00 WIB.
Dampak Banjir Terhadap Perjalanan Kereta Lain
Selain pembatalan KA Argo Merbabu, dampak banjir juga menyebabkan keterlambatan kedatangan empat kereta api lainnya. Keterlambatan ini bahkan mencapai 300 menit. Kereta api yang terdampak keterlambatan tersebut adalah KA Blambangan, KA Kertajaya, KA Dharmawangsa, dan KA Sembrani.
“Kereta api tersebut antara lain KA Blambangan, KA Kertajaya, KA Dharmawangsa, dan KA Sembrani,” jelas Franoto.
Layanan Kompensasi Bagi Penumpang Terdampak
KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat pembatalan dan keterlambatan perjalanan kereta api. Sebagai bentuk kompensasi, KAI memberikan service recovery kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Bagi penumpang KA Argo Merbabu yang perjalanannya dibatalkan, KAI memberikan opsi pengembalian bea tiket (refund) hingga tujuh hari setelah tanggal pembatalan. Pengembalian dana dapat dilakukan melalui loket stasiun, kanal resmi penjualan tiket KAI, maupun melalui contact center KAI 121.
Franoto mengimbau kepada seluruh pelanggan KAI untuk tetap tenang dan secara aktif memantau informasi terkini mengenai jadwal perjalanan kereta api jarak jauh. Informasi tersebut dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI, media sosial resmi KAI, atau contact center KAI 121.






