Kabar gembira bagi keluarga prasejahtera, pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia telah memulai penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 1 untuk tahun 2026. Bantuan senilai total Rp600.000 ini dialokasikan untuk periode Januari hingga Maret 2026 dan sebagian besar penerima di berbagai daerah melaporkan dananya sudah masuk.
BPNT, yang juga dikenal sebagai bansos sembako, bertujuan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok. Penyaluran dana dilakukan secara bertahap melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang terhubung dengan bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) seperti BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan BSI.
Dalam upaya meningkatkan akurasi dan ketepatan sasaran, Kemensos kini mengandalkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai basis data utama penerima bansos, menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang digunakan sebelumnya. Prioritas penerima BPNT 2026 difokuskan pada masyarakat yang masuk dalam kategori desil 1 hingga 4.
Cara Cek Penerima BPNT 2026 via Online
Masyarakat dapat dengan mudah memeriksa status kepesertaan dan pencairan BPNT 2026 secara mandiri melalui perangkat seluler. Ada dua platform utama yang disediakan oleh Kementerian Sosial untuk pengecekan ini.
Melalui Situs Resmi cekbansos.kemensos.go.id
Langkah-langkah untuk mengecek status penerima BPNT melalui situs web resmi Kemensos adalah sebagai berikut:
- Buka peramban web di ponsel Anda dan kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan data wilayah domisili Anda secara lengkap, meliputi Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.
- Isi nama lengkap Penerima Manfaat (PM) sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Ketikkan kode verifikasi atau captcha yang muncul pada layar. Jika kode kurang jelas, klik ikon untuk mendapatkan kode baru.
- Klik tombol “CARI DATA”. Sistem akan menampilkan informasi status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, dan periode pencairannya.
Melalui Aplikasi “Cek Bansos” Kemensos
Selain melalui situs web, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” resmi milik Kementerian Sosial dari Play Store (untuk Android) atau App Store (untuk iOS).
- Lakukan registrasi akun baru jika Anda belum memiliki akun, dengan mengisi data diri seperti NIK, KK, dan swafoto dengan KTP.
- Setelah akun aktif, masuk ke aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.
- Isi data diri yang diminta untuk melihat status bantuan Anda secara detail, termasuk posisi desil ekonomi keluarga.
Selain BPNT, pemerintah juga menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 1 tahun 2026 secara bertahap. Nominal bantuan PKH bervariasi tergantung pada kategori anggota keluarga, seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas. Kementerian Sosial terus berupaya mempercepat proses penyaluran bantuan reguler ini guna memastikan bantuan sampai kepada keluarga penerima manfaat yang membutuhkan.