Duel panas yang dinanti-nantikan antara juara dunia kelas welter WBC, Mario Barrios, dan penantang sensasional Ryan Garcia akan tersaji hari ini, Sabtu, 21 Februari 2026, di T-Mobile Arena, Paradise, Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat. Pertarungan perebutan gelar ini telah resmi diumumkan sejak 12 Januari 2026, dengan Garcia sendiri mengonfirmasi melalui Instagram pada 20 November 2025.
Menjelang pertarungan krusial ini, kedua petinju telah berbagi ‘pemikiran terakhir’ mereka, menunjukkan kepercayaan diri dan tekad yang membara. Mario Barrios, yang memegang rekor 29-2-2 (18 KO), menegaskan posisinya sebagai juara. “Saya tahu saya juara bukan tanpa alasan,” ujar Barrios, mencerminkan keyakinannya untuk mempertahankan sabuknya.
Barrios, yang diangkat menjadi juara dunia kelas welter WBC penuh pada Juni 2024, datang ke pertarungan ini dengan catatan dua hasil imbang beruntun. Ia bermain imbang mayoritas melawan legenda tinju Manny Pacquiao pada Juli 2025, dan sebelumnya meraih hasil imbang terpisah melawan Abel Ramos pada November 2024, di mana ia sempat terjatuh. Ia belum meraih kemenangan sejak Juni 2024. “Mempertahankan gelar ini berarti segalanya bagi saya,” kata Barrios. “Saya berjuang kembali ke puncak, dan sekarang saya juara, sabuk ini akan tetap di rumah bersama saya. Setiap ronde, setiap detik, saya akan bertarung seperti seorang pria yang seluruh jiwanya ada di ring – seperti segalanya yang saya miliki dipertaruhkan.”
Di sisi lain, Ryan Garcia (24-2, 20 KO) menghadapi pertarungan ini sebagai kesempatan ketiganya untuk meraih gelar juara dunia, sebuah pencapaian yang belum pernah ia raih. Perjalanan Garcia menuju pertarungan ini diwarnai kontroversi. Ia menelan kekalahan dari Rolando Romero dalam perebutan gelar kelas welter WBA Reguler pada tahun 2025, kekalahan kedua dalam kariernya. Kemenangannya atas Devin Haney pada April 2024 juga dibatalkan menjadi no-contest setelah ia gagal dalam tes doping (PED ostarine) yang berujung pada skorsing satu tahun. Kemenangan resmi terakhir Garcia tercatat pada Desember 2023 melawan Oscar Duarte.
Meskipun demikian, Garcia menunjukkan tekad kuat untuk bangkit. Saat mengumumkan pertarungan ini di Instagram, ia berujar, “Pengumuman pertarungan saya berikutnya; ini kontraknya, di sini seperti yang saya janjikan kepada kalian… Boom, ini dia. Ditandatangani. Saya akan bertarung untuk sabuk kejuaraan WBC yang sesungguhnya melawan Mario Barrios. 21 Februari. Bersiaplah, karena saya datang.” Ia juga menambahkan dalam keterangan unggahan, “Tunggu saja dan lihat KEAJAIBAN… MARIO BARRIOS SAYA DATANG UNTUKMU.” Garcia menyadari taruhan besar dalam duel ini, terutama setelah serangkaian hasil yang kurang memuaskan. “Tiga kekalahan, itu seperti sial. Kamu sekarang benar-benar pecundang,” kata Garcia. “Dua itu seperti, sial, tapi tiga jelas pecundang total. Saya tidak suka kekalahan ketiga itu, jadi saya akan memberikan segalanya yang saya miliki.”
Pertarungan ini memiliki taruhan yang sangat tinggi bagi kedua petinju. Bagi Barrios, ini adalah kesempatan untuk mengukuhkan legitimasinya sebagai juara. Sementara bagi Garcia, ini adalah peluang krusial untuk menebus citranya dan meraih gelar juara dunia pertamanya.
Pada sesi timbang badan yang berlangsung Jumat, 20 Februari 2026, kedua petinju berhasil memenuhi batas berat badan. Ryan Garcia mencatatkan 146,5 pon, sementara Mario Barrios tepat 147 pon. Meskipun Garcia menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat penurunan berat badan, ia berhasil melewati rintangan terakhir sebelum duel. Pertarungan ini akan disiarkan secara langsung dan eksklusif melalui DAZN PPV di seluruh dunia.