Lisbon – Benfica akan menghadapi AVS dalam lanjutan kompetisi Primeira Liga Portugal pada Sabtu, 22 Februari 2026, di Estádio da Luz. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim dengan ambisi yang sangat berbeda: Benfica bertekad menjaga posisi di papan atas, sementara AVS berjuang keras untuk keluar dari zona degradasi.
Benfica Mengincar Puncak, AVS Berjuang Keluar dari Dasar
Saat ini, Benfica menempati posisi ketiga di klasemen sementara Primeira Liga dengan koleksi 52 poin dari 22 pertandingan, dan mereka belum terkalahkan di liga musim ini. Performa impresif ini ditopang oleh lini serang yang tajam, dengan Evangelos Pavlidis memimpin daftar pencetak gol liga dengan 20 gol. Tim berjuluk Águias ini juga menunjukkan dominasi dalam penguasaan bola, rata-rata 59% per pertandingan, serta akurasi operan mencapai 85,45%. Mereka telah mencetak 46 gol dan hanya kebobolan 13 gol, dengan 11 clean sheet.
Di sisi lain, AVS berada di dasar klasemen, menempati posisi ke-18 dengan hanya mengumpulkan 8 poin dari 22 laga, serta selisih gol -36 yang mencolok. Namun, tim promosi ini baru saja meraih kemenangan penting 3-0 atas Estoril pada pertandingan liga terakhir mereka di Matchday 22, yang menjadi kemenangan liga pertama mereka musim ini. Kemenangan tersebut sedikit memberikan harapan bagi AVS dalam perjuangan mereka untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Portugal.
Forma Terkini dan Rekor Pertemuan
Benfica datang ke pertandingan ini dengan catatan positif, memenangkan empat dari lima pertandingan liga terakhir mereka, termasuk kemenangan tandang 2-1 atas Santa Clara. Meskipun demikian, mereka baru saja menelan kekalahan 1-0 dari Real Madrid dalam laga playoff Liga Champions, setelah sebelumnya secara mengejutkan mengalahkan raksasa Spanyol itu 4-2 di fase grup.
Sementara itu, kemenangan AVS atas Estoril mengakhiri rentetan tiga kekalahan beruntun mereka di liga. Pelatih AVS, João Henriques, mengungkapkan perasaannya setelah kemenangan tersebut, menyatakan, “Ini adalah kelegaan, tetapi pantas didapatkan. Para pemain mulai mempertanyakan kualitas mereka, dan saya berjanji kepada mereka bahwa itu tidak hilang. Kami tumbuh, meningkat, dan lebih kompetitif.” Ia juga menambahkan tekad timnya untuk tetap fokus dan mengumpulkan poin demi menghindari degradasi.
Dalam rekor pertemuan terakhir, Benfica memiliki catatan superior atas AVS, tidak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Benfica bahkan pernah mencatat kemenangan telak 6-0 saat menjamu AVS di Estádio da Luz, serta kemenangan 3-0 di laga tandang.
Kondisi Tim dan Strategi Pelatih
Benfica akan tampil tanpa beberapa pemain kunci. Penjaga gawang Samuel Soares dan gelandang João Veloso diragukan tampil karena cedera otot dan bahu. Selain itu, Gianluca Prestianni dipastikan absen karena skorsing. Pelatih José Mourinho juga mengindikasikan bahwa Fredrik Aursnes kemungkinan akan diistirahatkan untuk menjaga kebugarannya menjelang laga Liga Champions. Mourinho menekankan pentingnya kemenangan ini, “Jika kami ingin terus melihat ke atas dan tidak ke bawah, jika kami ingin melihat Sporting dan FC Porto dan bukan Gil Vicente atau SC Braga, kami harus memenangkan pertandingan ini.”
Di kubu AVS, mereka masih akan bermain tanpa bek Guillem Molina yang cedera fibula sejak Agustus, serta Paulo Vitor yang mengalami cedera saat melawan Famalicão. Penyerang Antoine Baroan juga absen karena patah kaki. Pemain seperti Sidny Cabral, dengan 6 gol dan 4 assist di liga, serta Tomané yang menjadi ‘Pemain Terbaik Pekan’ Matchday 22, akan menjadi tumpuan AVS untuk memberikan kejutan.
Dengan Benfica yang memiliki ambisi besar untuk bersaing di puncak klasemen dan AVS yang berjuang mati-matian menghindari degradasi, pertandingan ini diprediksi akan berjalan menarik. Namun, dengan rekor kandang yang kuat dan kualitas skuad yang lebih unggul, Benfica diunggulkan untuk meraih kemenangan di Estádio da Luz.