Pembalap Aprilia Factory, Marco Bezzecchi, secara dramatis berhasil mengamankan posisi terdepan atau pole position pada sesi kualifikasi MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Sabtu (28/2). Raihan impresif ini dicetak Bezzecchi meskipun ia sempat mengalami kecelakaan di akhir sesi penentuan.
Bezzecchi mencatatkan waktu tercepat 1 menit 28,652 detik, mengungguli rival-rivalnya dalam pertarungan ketat. Di sisi lain, Marc Marquez dari tim pabrikan Ducati Lenovo tampil sebagai penyelamat wajah timnya dengan merebut posisi kedua, hanya terpaut tipis 0,035 detik dari Bezzecchi. Penampilan Marquez ini menjadi sorotan mengingat rekan setimnya, Francesco Bagnaia, justru mengalami kesulitan besar dan gagal lolos dari Kualifikasi 1 (Q1), membuatnya harus start dari posisi ke-13.
Drama Kualifikasi: Crash Bezzecchi dan Performa Marquez
Sesi kualifikasi MotoGP Thailand 2026 berlangsung penuh drama. Marco Bezzecchi menunjukkan dominasinya sejak awal, bahkan sempat memecahkan rekor sirkuit pada sesi latihan bebas hari Jumat. Namun, di penghujung sesi Q2, pembalap asal Italia itu mengalami crash saat mencoba memperbaiki catatan waktunya di Tikungan 12. Meskipun terjatuh, catatan waktu sebelumnya sudah cukup untuk mengamankan pole position perdananya di musim 2026 ini.
Sementara itu, Marc Marquez, yang kini membela tim pabrikan Ducati, menunjukkan adaptasi yang semakin baik dengan Desmosedici GP26. Setelah sempat berada di posisi ketujuh pada awal Q2, juara dunia delapan kali itu bangkit di putaran terakhirnya, nyaris merebut pole dari Bezzecchi. Penampilan solid Marquez ini sangat krusial bagi Ducati, terutama setelah performa mengecewakan Francesco Bagnaia.
Bagnaia Terpuruk, Marquez Berjuang dengan Kondisi Fisik
Juara dunia dua kali, Francesco Bagnaia, menghadapi akhir pekan yang sulit di Buriram. Ia gagal menunjukkan kecepatan yang kompetitif dan harus puas berada di luar 12 besar, yang berarti ia tidak dapat berpartisipasi di Q2. Bagnaia mengakui kesalahannya, “Ini kesalahan saya!” ujarnya, menyoroti kesulitan yang dihadapinya.
Di sisi lain, Marc Marquez mengungkapkan bahwa ia masih dalam proses adaptasi penuh dengan motor Ducati GP26. Ia bahkan memilih menggunakan paket aerodinamika spesifikasi 2024 karena dinilai lebih ringan dan tidak terlalu membebani kondisi bahu kanannya yang belum sepenuhnya pulih dari cedera parah di Grand Prix Indonesia 2025. Kondisi fisiknya menjadi perhatian setelah ia terlihat membutuhkan bantuan untuk mengenakan sarung tangan di garasi tim.
Barisan Depan dan Sorotan Lain
Melengkapi barisan depan, Raul Fernandez dari tim Trackhouse Aprilia berhasil menempati posisi ketiga, memastikan dua motor Aprilia berada di barisan terdepan. Di belakang mereka, Fabio Di Giannantonio (Pertamina VR46 Ducati) dan Jorge Martin (Aprilia Factory) akan memulai balapan dari posisi keempat dan kelima. Pedro Acosta (KTM) melengkapi baris kedua di posisi keenam.
Musim MotoGP 2026 sendiri menandai era terakhir penggunaan mesin 1000cc sebelum regulasi baru dengan mesin 850cc diterapkan pada tahun 2027. Grand Prix Thailand ini juga menjadi seri pembuka dari 22 seri yang dijadwalkan sepanjang musim, termasuk kembalinya Grand Prix Brasil ke kalender balap.