Bhayangkara FC Merangsek Lima Besar, Persis Solo Akhiri Puasa Kemenangan di BRI Super League

bhayangkara fc, persis solo, bri super league, liga 1, klasemen

Dua tim dengan ambisi berbeda di 2025/2026, dan , sama-sama menorehkan hasil positif pada pertandingan yang berlangsung Minggu (1/3/2026) malam WIB. Bhayangkara FC sukses menembus jajaran lima besar , sementara Persis Solo berhasil mengakhiri tren tanpa kemenangan panjang mereka, memberikan secercah harapan untuk keluar dari zona degradasi.

Bhayangkara FC Tampil Ganas, Amankan Posisi Lima Besar

Bhayangkara Presisi Lampung FC menunjukkan performa impresif saat bertandang ke markas Dewa United di Indomilk Arena, Tangerang. Tim berjuluk The Guardian ini berhasil mencuri tiga poin penuh dengan kemenangan meyakinkan 2-0. Dua gol kemenangan Bhayangkara FC dicetak oleh Moussa Sidibé melalui titik putih pada menit ke-44 dan Bernard Doumbia pada menit ke-59.

Kemenangan ini menjadi yang keempat secara beruntun bagi Bhayangkara FC, melanjutkan tren positif setelah sebelumnya menumbangkan Persebaya, Persik Kediri, dan Semen Padang. Hasil gemilang ini mengantarkan Bhayangkara FC merangsek ke posisi kelima klasemen sementara BRI Super League 2025/2026 dengan koleksi 38 poin dari 24 pertandingan. Mereka kini memiliki poin yang sama dengan Persebaya, namun unggul dalam selisih gol.

Persis Solo Akhiri Penantian Panjang, Jaga Asa Bertahan

Di sisi lain, Persis Solo, yang berjuluk Laskar Sambernyawa, berhasil memutus rentetan hasil buruk dengan meraih kemenangan penting 2-1 atas Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo. Kemenangan ini terasa lebih manis karena disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Gol pembuka Persis Solo dicetak oleh Bruno Gomes pada menit ke-22, dan gol penentu kemenangan datang dari Roman Paparyha di menit-menit akhir pertandingan.

Sebelum laga ini, Persis Solo berada di posisi juru kunci klasemen dengan hanya mengoleksi 13 poin dari 22 pertandingan. Manajemen klub bahkan telah memberikan ultimatum kepada pelatih Milomir Seslija untuk meraih enam poin dari dua laga krusial, menyusul hasil imbang 1-1 melawan PSBS Biak pada 21 Februari 2026. Kemenangan atas Persik Kediri ini menambah tiga poin menjadi total 16 poin, meski masih menempatkan mereka di zona degradasi. Namun, hasil ini memberikan dorongan moral yang signifikan dan mengakhiri puasa kemenangan kandang selama 10 bulan.

Laskar Sambernyawa kini terpaut lebih dekat dari zona aman. Pertandingan tandang melawan Persijap Jepara pada Kamis (5/3/2026) akan menjadi ujian berikutnya yang krusial bagi Persis Solo dalam perjuangan mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.