Bill Clinton: ‘Saya Tidak Melihat Apa Pun yang Mencurigakan’ dalam Skandal Epstein

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

bill clinton, jeffrey epstein, skandal epstein, dpr as, ghislaine maxwell

Mantan Presiden Amerika Serikat pada Jumat, 27 Februari 2026, memberikan kesaksian tertutup di hadapan Komite Pengawas Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS. Dalam deposisinya, Clinton dengan tegas membantah memiliki pengetahuan tentang kejahatan yang dilakukan oleh terpidana pelaku kejahatan seks .

Dalam pernyataan pembukaannya, Clinton menyatakan, “Saya tidak melihat apa pun yang pernah membuat saya ragu.” Ia menambahkan, “Saya tidak tahu kejahatan yang dilakukan Epstein. Tidak peduli berapa banyak foto yang Anda tunjukkan kepada saya.” Mantan presiden ke-42 AS itu juga menegaskan, “Saya tidak melihat apa pun, dan saya tidak melakukan kesalahan apa pun.”

Kesaksian Clinton ini merupakan bagian dari penyelidikan yang dipimpin oleh Partai Republik mengenai hubungan Epstein dengan tokoh-tokoh berpengaruh. Clinton menyatakan bahwa jika ia mengetahui aktivitas perdagangan seks anak di bawah umur yang dilakukan Epstein, ia “akan menyerahkannya sendiri” kepada pihak berwenang.

Hubungan antara Clinton dan Epstein sebagian besar terjadi antara tahun 2001 hingga 2003, setelah Clinton meninggalkan Gedung Putih. Interaksi mereka sering kali terkait dengan pekerjaan Clinton Foundation atau tur pidato berbayar. Clinton mengakui telah menggunakan jet pribadi Epstein dalam beberapa perjalanan selama periode tersebut, yang ia sebut sebagai empat perjalanan panjang, meskipun catatan penerbangan menunjukkan lebih banyak segmen penerbangan individual.

Namun, Clinton secara eksplisit membantah pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein, Little Saint James, atau peternakannya di New Mexico dan kediamannya di Palm Beach. Penyangkalan ini muncul di tengah beredarnya foto-foto yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS, yang menunjukkan Clinton bersama Epstein dan , rekan Epstein yang kini dipenjara. Clinton menegaskan bahwa foto-foto berusia 20 tahun tersebut tidak boleh diinterpretasikan sebagai bukti pengetahuannya tentang kejahatan Epstein. Beberapa foto memperlihatkan Clinton di kolam renang bersama Maxwell dan seorang wanita yang wajahnya disensor, serta di jet pribadi Epstein dengan seorang wanita yang wajahnya juga disensor di pangkuannya.

Sehari sebelum kesaksian Bill Clinton, istrinya, Hillary Clinton, juga memberikan deposisi tertutup di hadapan komite yang sama pada Kamis, 26 Februari 2026. Hillary Clinton menyatakan bahwa ia tidak pernah bertemu Epstein dan tidak memiliki informasi apa pun mengenai kejahatan yang dilakukan oleh Epstein. Ia juga menyebutkan bahwa selama sesi tujuh jam tersebut, ia ditanyai tentang UFO dan teori konspirasi “Pizzagate”.

Awalnya, kedua Clinton menolak untuk hadir secara langsung, hanya bersedia memberikan pernyataan tertulis. Namun, mereka akhirnya mengalah setelah komite mengancam akan menuntut mereka karena menghina Kongres. Ketua Komite Pengawas DPR dari Partai Republik, James Comer, menegaskan bahwa kedua Clinton tidak dituduh melakukan kesalahan, tetapi dipanggil untuk menjawab pertanyaan mengenai keterlibatan Epstein dengan yayasan amal mereka dan jaringannya.

Penyelidikan ini juga diwarnai oleh tuduhan partisan. Anggota DPR dari Partai Demokrat menuduh Partai Republik melakukan upaya politik untuk mengalihkan perhatian dari hubungan Donald Trump dengan Epstein, yang namanya juga muncul dalam dokumen-dokumen terkait Epstein. Trump sendiri diketahui pernah bersosialisasi dengan Epstein.

Perkembangan terbaru dalam skandal ini mencakup klaim Ghislaine Maxwell pada tahun 2025 bahwa Clinton adalah temannya, bukan teman Epstein, dan ia membantah keterlibatan Clinton atau kunjungan ke Little Saint James. Selain itu, pada November 2025, hubungan Clinton dan Epstein menjadi subjek penyelidikan federal. Dokumen pengadilan yang dibuka pada tahun 2024 dan dokumen tambahan pada 2025-2026 juga mencakup referensi dan foto-foto Clinton. Pada Januari 2026, terungkap pula bahwa Biro Investigasi Federal (FBI) sebelumnya telah menyelidiki tuduhan terhadap Clinton yang terkait dengan Epstein.