Bill Gates Akui Dua Perselingkuhan dan Sesali Hubungan dengan Jeffrey Epstein

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

Pendiri Microsoft dan filantropis terkemuka, , secara terbuka mengakui dua yang dilakukannya selama pernikahannya dengan Melinda French Gates. Pengakuan mengejutkan ini disampaikan dalam sebuah pertemuan internal (town hall) bersama staf pada Selasa, 24 Februari 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Gates juga menyampaikan penyesalan mendalam atas hubungannya di masa lalu dengan terpidana pelaku kejahatan seksual, . Ia menyebut keputusannya untuk menghabiskan waktu dengan Epstein sebagai “kesalahan besar” dan meminta maaf kepada mereka yang ikut terseret karena kesalahannya.

Pengakuan Perselingkuhan dan Keterkaitan dengan Epstein

Miliarder berusia 70 tahun itu menjelaskan bahwa kedua perselingkuhan tersebut melibatkan dua wanita asal Rusia: seorang “pemain bridge Rusia” yang ditemuinya dalam acara bridge, dan seorang “fisikawan nuklir Rusia” yang dikenalnya melalui kegiatan bisnis. Salah satu wanita yang disebut adalah Mila Antonova, pemain bridge yang dilaporkan bertemu Gates sekitar tahun 2010.

Hubungan Gates dengan Epstein kembali menjadi sorotan tajam menyusul rilis jutaan dokumen Departemen Kehakiman AS pada Januari 2026, yang mengungkap detail interaksi Epstein dengan sejumlah tokoh publik. Dokumen-dokumen ini memicu kembali diskusi mengenai dugaan upaya pemerasan yang dilakukan Epstein terhadap Gates terkait perselingkuhannya dengan Mila Antonova. Epstein dilaporkan mencoba memeras Gates setelah gagal meyakinkannya untuk bergabung dalam dana amal multibiliar dolar yang ingin didirikannya.

Gates menegaskan bahwa ia “tidak melakukan sesuatu yang terlarang” dan “tidak melihat sesuatu yang terlarang” selama berinteraksi dengan Epstein. Ia juga membantah keras tuduhan yang muncul dalam draf email Epstein, yang mengklaim Gates tertular penyakit menular seksual dari “gadis-gadis Rusia” dan meminta bantuan untuk menyembunyikannya dari Melinda. “Untuk lebih jelasnya, saya tidak pernah menghabiskan waktu dengan para korban, para wanita di sekitarnya,” ujar Gates.

Penyesalan dan Dampak Reputasi

Gates mengakui bahwa ia pertama kali bertemu Epstein pada tahun 2011, tiga tahun setelah Epstein divonis atas tuduhan meminta anak di bawah umur untuk prostitusi pada tahun 2008. Ia mengaku menyadari adanya “masalah 18 bulan” yang membatasi perjalanan Epstein, namun tidak melakukan pemeriksaan latar belakang secara menyeluruh. “Mengetahui apa yang saya ketahui sekarang membuatnya, Anda tahu, seratus kali lebih buruk dalam hal tidak hanya kejahatannya di masa lalu, tetapi sekarang jelas ada perilaku buruk yang terus berlanjut,” ungkap Gates kepada stafnya.

Hubungan dengan Epstein, menurut Gates, “sangat bertentangan dengan nilai-nilai Yayasan dan tujuan Yayasan.” Ia menyadari bahwa “pekerjaan kami sangat sensitif terhadap reputasi.” Juru bicara Gates Foundation mengonfirmasi bahwa Gates “berbicara terus terang, menjawab beberapa pertanyaan secara rinci, dan bertanggung jawab atas tindakannya” dalam pertemuan tersebut.

Melinda French Gates, mantan istri Bill Gates, sebelumnya telah menyatakan ketidaksukaannya terhadap pertemuan Bill dengan Epstein. Ia juga mengungkapkan bahwa tuduhan-tuduhan yang muncul kembali ini “membawa kembali kenangan akan masa-masa yang sangat, sangat menyakitkan dalam pernikahan saya.”

Terkait foto-foto dirinya bersama wanita yang wajahnya disamarkan dalam dokumen Epstein, Gates menjelaskan bahwa gambar-gambar tersebut diambil atas permintaan Epstein dan asistennya setelah pertemuan bisnis mereka selesai.