LAMONGAN – Pelatih kepala Persela Lamongan, Bima Sakti, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah tim asuhannya takluk 0-1 dari PSS Sleman dalam laga lanjutan Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, pada Minggu (1/3/2026) malam itu, menjadi pil pahit bagi Laskar Joko Tingkir yang gagal mengonversi sejumlah peluang emas menjadi gol.
Gol tunggal PSS Sleman dicetak oleh Irvan Mofu pada menit kedelapan babak pertama, yang sekaligus menjadi penentu kemenangan tim tamu. Hasil ini membuat PSS Sleman semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan 45 poin, sementara Persela Lamongan tertahan di posisi keenam dengan 30 poin.
Bima Sakti, yang baru ditunjuk sebagai pelatih Persela pada 30 Desember 2025, mengakui bahwa timnya sudah berusaha maksimal, namun hasil akhir belum berpihak. “Yang pasti kami dari tim sangat kecewa atas hasil ini, pemain sudah berusaha maksimal,” ujar Bima Sakti dalam konferensi pers pasca-pertandingan.
Sepanjang pertandingan, Persela sejatinya mampu menciptakan banyak peluang berbahaya. Pemain seperti Riko Simanjuntak tampil dominan dalam membangun serangan dan melepaskan tembakan ke arah gawang PSS. Namun, upaya Riko, serta Muhammad Hambali Tolib dan Mochamad Adam Malik, kerap membentur barisan pertahanan lawan atau berhasil diblok kiper.
Kekalahan ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan Persela Lamongan menjadi tiga laga beruntun di Liga Championship. Absennya dua pemain inti Persela, Titan Agung dan Jhon Mena, akibat hukuman kartu merah, serta tidak tampilnya mesin gol PSS Sleman, Gustavo Tocantins, turut mewarnai jalannya laga.
Tensi tinggi juga mewarnai duel ini, terbukti dengan dikeluarkannya enam kartu kuning oleh wasit. Dua kartu diberikan kepada pemain Persela, Dominikus Dion dan Muhammad Yoga Wahyu Pratama, sementara empat kartu kuning lainnya diterima oleh pemain PSS Sleman, yaitu Lucas Gama Moreira, Terens Puhiri, Frederic Injai, dan Hendro Siswanto.
Meskipun kecewa, Bima Sakti menegaskan pentingnya evaluasi untuk pertandingan ke depan. “Pemain sudah kerja keras, tapi hasil belum berpihak. Kedepannya kita bisa evaluasi dan lebih baik lagi,” tambah Bima Sakti, dikutip dari pernyataan pemain muda Persela, M. Sadewa.