Persela Lamongan bersiap menghadapi tantangan berat pada pekan ke-21 Pegadaian Championship 2025/2026. Laskar Joko Tingkir akan menjamu pemuncak klasemen Grup 2, PSS Sleman, di Stadion Surajaya, Lamongan, pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Persela yang bertekad bangkit dari serangkaian hasil kurang maksimal.
Pelatih Persela, Bima Sakti, mengakui timnya sedikit pincang menjelang laga ini. Beberapa pemain pilar, termasuk Jhon Mena dan Titan Agung, harus absen karena sanksi kartu merah. Meski demikian, Bima Sakti menegaskan bahwa semangat juang timnya tetap tinggi dan telah menyiapkan perubahan strategi, khususnya di lini depan.
“Sepak bola bukan matematika. Siapa yang kerja keras dan berjuang, itu yang berpeluang menang. Tidak ada tim yang selalu menang. Kami ingin kembali ke performa terbaik,” ujar Bima Sakti dengan optimisme, Sabtu (28/2/2026). Ia juga menambahkan bahwa fokus latihan tim dalam beberapa hari terakhir adalah transisi menyerang dan penyelesaian akhir, demi memaksimalkan setiap peluang di kandang sendiri.
Ujian Berat Menghadapi Pemuncak Klasemen
PSS Sleman datang ke Lamongan dengan status mentereng sebagai pemuncak klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026. Tim berjuluk Super Elja ini telah mengoleksi 42 poin hingga pekan ke-20 dan menunjukkan statistik impresif, termasuk 7.305 operan sukses dan 715 sentuhan di kotak penalti lawan.
Meski demikian, PSS tidak bisa meremehkan Persela. Dalam dua pertemuan musim ini, PSS belum pernah meraih kemenangan atas Laskar Joko Tingkir. Mereka bermain imbang 1-1 pada 18 Januari 2026 di kandang PSS, dan sebelumnya kalah 1-2 pada 25 Oktober 2025. Pelatih PSS, Ansyari Lubis, menyadari betul ketatnya persaingan di papan atas dan menganggap laga tandang ini sebagai “final”.
“Ini pertandingan final bagi kami. Kalau tidak disiapkan dengan semangat juang dan fokus, tentu akan sulit,” kata Ansyari Lubis dalam konferensi pers pra-pertandingan. Ia juga menyoroti kualitas Persela di bawah arahan Bima Sakti yang dinilainya tampil lebih solid. Pemain muda PSS, Figo Dennis, turut memastikan kesiapan timnya untuk tampil maksimal di Surajaya.
Pekan Krusial Jelang Jeda Kompetisi
Pertandingan pekan ke-21 ini memiliki arti penting ganda karena akan menjadi laga terakhir sebelum kompetisi Pegadaian Championship memasuki jeda selama empat pekan. Kedua tim tentu ingin menutup paruh musim dengan hasil positif untuk menjaga momentum atau membangun kepercayaan diri sebelum kembali berlaga pada 27 Maret 2026. Atmosfer pertandingan diprediksi akan semakin memanas, mengingat laga ini juga berlangsung di bulan Ramadan, dengan kick-off pukul 20.30 WIB.