Antusiasme menyambut penayangan perdana film drama keluarga, “Senin Harga Naik”, terasa begitu hangat di Surabaya. Sejumlah bintang utama film tersebut menyapa langsung para penggemar dalam acara nonton bareng (nobar) spesial di Royal Plaza Surabaya, bertepatan dengan jadwal rilis serentak di seluruh bioskop Indonesia pada Rabu, 18 Maret 2026.
Kehadiran para pemeran seperti Nadya Arina, Meriam Bellina, Andri Mashadi, dan Nayla D. Purnama, yang menjadi tulang punggung cerita, sontak memeriahkan suasana. Mereka berinteraksi langsung, berbagi cerita di balik layar, dan mengucapkan terima kasih atas dukungan penonton yang telah menantikan film ini. Momen ini menjadi kesempatan langka bagi penggemar untuk bertemu idola mereka dan merasakan kedekatan emosional sebelum atau sesudah menyaksikan kisah yang menyentuh hati.
“Senin Harga Naik”: Metafora Keluarga di Momen Lebaran
Film “Senin Harga Naik” sendiri merupakan kolaborasi apik antara Starvision dan Legacy Pictures, disutradarai oleh Dinna Jasanti dan naskahnya digarap oleh Rino Sarjono. Film berdurasi 116 menit ini mengangkat genre drama keluarga dengan sentuhan komedi, yang berfokus pada dinamika hubungan antara orang tua dan anak.
Produser Chand Parwez Servia menjelaskan bahwa judul “Senin Harga Naik” yang kerap diasosiasikan dengan dunia properti, bertransformasi menjadi sebuah metafora emosional tentang pendewasaan diri dan relasi antarmanusia. “Senin itu bukan berbicara tentang nilai nominal, tapi tentang hal-hal baik,” jelas Chand Parwez. Ia menambahkan, “Film ini bicara tentang keberanian saling memaafkan dan memulai babak baru di hari yang fitri.” Hal ini menjadikan film tersebut sangat relevan dengan momen Lebaran 2026, yang identik dengan pulang kampung dan rekonsiliasi keluarga.
Kisah Mutia dan Ibu Retno yang Menguras Emosi
Cerita utama film ini berkisar pada Mutia (diperankan Nadya Arina), seorang perempuan muda yang memutuskan meninggalkan rumah setelah berselisih paham dengan ibunya, Retno (diperankan Meriam Bellina). Mutia berambisi membuktikan kemandiriannya. Namun, tiga tahun berselang, kariernya di perusahaan properti justru membawanya kembali ke titik awal. Sebuah proyek pekerjaan mengancam keberadaan toko roti legendaris milik sang ibu, Mercusuar.
Konflik ini memaksa Mutia untuk kembali ke rumah dan bekerja sama dengan saudara-saudaranya, Amal (Andri Mashadi) dan Tasya (Nayla D. Purnama), demi meluluhkan hati Ibu Retno agar mau menjual toko roti tersebut. Film ini secara mendalam mengeksplorasi benturan “bahasa cinta” antara ibu dan anak, di mana keduanya saling menyayangi namun memiliki cara ekspresi yang berbeda.
Sutradara Dinna Jasanti berharap film ini dapat menjadi “peluk hangat” bagi siapa saja yang merindukan rumah dan mendorong aksi nyata dalam memperbaiki hubungan yang retak. “Kalau memang belum sanggup mengucap kata maaf secara lisan, mulailah dengan pelukan. Itu adalah langkah besar untuk sebuah rekonsiliasi,” ungkap Dinna. Dengan alur cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, “Senin Harga Naik” mengajak penonton untuk memahami pentingnya komunikasi dan saling memaafkan dalam keluarga.
Film “Senin Harga Naik” yang tayang mulai hari ini, 18 Maret 2026, menjadi salah satu tontonan yang dinanti-nantikan di momen Lebaran 2026, menawarkan kisah yang mengiris ego namun sarat makna tentang keluarga dan pendewasaan diri.