Penantian panjang para BLINK, sebutan penggemar BLACKPINK, akhirnya terbayar lunas. Grup idola global asal Korea Selatan, BLACKPINK, secara resmi meluncurkan mini album ketiganya yang bertajuk ‘DEADLINE‘ pada Jumat, 27 Februari 2026. Perilisan ini menjadi penanda kembalinya Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa sebagai grup setelah sekitar tiga tahun lima bulan, sejak album ‘Born Pink’ pada tahun 2022.
Mini album ‘DEADLINE’ dirilis secara serentak di seluruh dunia pada pukul 12 AM EST atau 1 PM KST, dengan beberapa laporan menyebutkan pukul 2 PM KST. Proyek ini didistribusikan oleh YG Entertainment bekerja sama dengan The Orchard untuk pasar internasional, sebuah perubahan dari distributor sebelumnya, Interscope Records.
Lima Lagu Penuh Energi dan Pesan Positif
‘DEADLINE’ menghadirkan total lima lagu yang menunjukkan evolusi musikal dan spektrum artistik BLACKPINK yang luas. Kelima lagu tersebut adalah “GO” (lagu utama), “Jump” (single pra-rilis), “Me and My”, “Champion”, dan “Fxxxboy”. Menurut YG Entertainment, album ini “dipenuhi dengan ‘momen terbaik yang tak terulang’ dan ‘BLACKPINK yang bersinar paling terang saat ini’,” serta “dengan jelas mengukir masa kini BLACKPINK, di mana mereka bersinar paling terang, dan arah masa depan mereka.”
Single pra-rilis “Jump” telah lebih dulu diluncurkan secara digital pada 11 Juli 2025. Lagu ini berhasil menduduki posisi puncak di Billboard Global 200 dan memuncaki tangga lagu nasional di beberapa negara. “Jump” digambarkan sebagai lagu bertempo cepat, energik dengan genre hardstyle, Eurodance, dan dance-pop. Video musiknya yang disutradarai oleh Dave Meyers juga telah menarik perhatian global.
Sementara itu, lagu utama “GO” dirilis bersamaan dengan album pada 27 Februari 2026. Video musik untuk “GO” menampilkan visual abstrak dan futuristik, memadukan elemen luar angkasa, industrial, dan pasca-apokaliptik. Lagu berdurasi 3 menit 21 detik ini menggabungkan elektronika yang kaya dan drop EDM yang siap festival, dibangun di sekitar synth hook yang kuat. Uniknya, seluruh lagu “GO” dibawakan dalam bahasa Inggris, sejalan dengan strategi K-pop untuk memperkuat performa di tangga lagu global. Video musiknya sendiri telah melampaui 1 juta penayangan dalam 10 menit setelah diunggah.
Perayaan Comeback dan Aktivitas Promosi
Comeback ini memiliki makna khusus karena bertepatan dengan perayaan 10 tahun debut BLACKPINK pada Agustus 2026. Sebelum perilisan album, BLACKPINK telah mengadakan sesi pra-dengar pada 26 Februari. Untuk memanjakan penggemar, toko pop-up akan dibuka mulai 29 Februari hingga 8 Maret di Seoul, menjual berbagai merchandise dan edisi terbatas ‘DEADLINE’ “Seoul Edition” dengan sampul album eksklusif. Toko pop-up serupa juga akan dibuka di kota-kota lain seperti Hong Kong dan Makau.
Selain itu, BLACKPINK juga berkolaborasi dengan Museum Nasional Korea dalam proyek khusus yang berlangsung dari 27 Februari hingga 8 Maret. Kolaborasi ini menampilkan pencahayaan berwarna merah muda di eksterior museum dan panduan audio untuk delapan artefak pilihan yang dinarasikan oleh para anggota. Jisoo dan Jennie mengisi narasi dalam bahasa Korea, Rosé dalam bahasa Inggris, dan Lisa dalam bahasa Thailand.
Sebelum ‘DEADLINE’, para anggota BLACKPINK sempat fokus pada proyek solo mereka. Rosé merilis album ‘Rosie’ pada 2024, diikuti oleh Lisa dengan ‘Alter Ego’ pada 2025, Jennie dengan ‘Ruby’ pada 2025, dan Jisoo dengan EP ‘Amortage’ pada tahun yang sama. Kembalinya mereka sebagai grup ini juga menyusul berakhirnya ‘Deadline World Tour’ yang dimulai pada Juli 2025 dan berakhir pada akhir Januari 2026. Album fisik ‘DEADLINE’ tersedia dalam delapan versi, termasuk Black, Pink, Gray, Mood Light, dan empat versi Silver individual, yang dilengkapi dengan photobook, kartu foto selfie, stiker foto, stiker grafis, dan poster lipat.