Block Inc. Pangkas Lebih dari 4.000 Karyawan, Jack Dorsey: AI Ubah Cara Kerja Perusahaan

Author Image

Bejo

27 Februari 2026

jack dorsey, block inc, phk karyawan, kecerdasan buatan, industri fintech

., perusahaan teknologi finansial yang menaungi Square dan Cash App, mengumumkan keputusan drastis untuk memangkas lebih dari 4.000 karyawannya, atau hampir separuh dari total tenaga kerjanya. Pengumuman yang disampaikan pada Kamis, 26 Februari 2026, ini menandai restrukturisasi besar-besaran yang didorong oleh adopsi (AI) dalam operasional perusahaan.

CEO Block, , menyatakan bahwa langkah ini diambil bukan karena perusahaan sedang dalam kesulitan finansial, melainkan sebagai upaya proaktif untuk menciptakan tim yang lebih kecil, lebih ramping, dan lebih efisien di era AI. Sebelum pemangkasan ini, Block memiliki lebih dari 10.000 karyawan, dan kini menargetkan jumlah di bawah 6.000 orang.

Dorsey: AI Mengubah Fondasi Bisnis

Dalam surat kepada pemegang saham dan unggahan di platform X, Dorsey menjelaskan bahwa “alat-alat intelijen telah mengubah arti membangun dan menjalankan sebuah perusahaan.” Ia menambahkan, “Kami sudah melihatnya secara internal. Tim yang jauh lebih kecil, menggunakan alat yang kami bangun, dapat melakukan lebih banyak dan melakukannya dengan lebih baik.” Dorsey memilih untuk melakukan pemangkasan besar-besaran sekaligus daripada memotong karyawan secara bertahap, dengan alasan bahwa putaran PHK berulang akan “merusak moral, fokus, dan kepercayaan yang diberikan pelanggan dan pemegang saham pada kemampuan kami untuk memimpin.”

Kinerja Keuangan Kuat, Saham Melonjak

Keputusan PHK ini mengejutkan banyak pihak mengingat kinerja keuangan Block yang solid. Perusahaan melaporkan pendapatan kuartal keempat 2025 yang kuat, dengan laba kotor melonjak 24% dari tahun ke tahun menjadi $2,87 miliar, melampaui ekspektasi analis. Laba kotor setahun penuh 2025 mencapai sekitar $10,36 miliar. Setelah pengumuman PHK, saham Block (NYSE: XYZ) melonjak signifikan antara 20-25% dalam perdagangan setelah jam kerja, menunjukkan respons positif dari pasar terhadap strategi restrukturisasi ini.

Paket Pesangon dan Prediksi Masa Depan

Bagi karyawan yang terdampak, Block menawarkan paket pesangon yang komprehensif, termasuk gaji 20 minggu ditambah satu minggu untuk setiap tahun masa kerja, ekuitas yang akan diberikan hingga akhir Mei, enam bulan cakupan layanan kesehatan, perangkat perusahaan, dan $5.000 untuk dukungan transisi. Perusahaan juga memperkirakan akan menanggung biaya restrukturisasi sekitar $450 juta hingga $500 juta, sebagian besar akan terjadi pada kuartal pertama 2026.

Dorsey tidak hanya melihat ini sebagai perubahan internal Block semata. Ia memprediksi bahwa perusahaan lain juga akan mengikuti jejak Block dengan melakukan perubahan struktural serupa dalam waktu satu tahun ke depan, seiring dengan semakin dalamnya adopsi AI. Block sendiri menargetkan pertumbuhan laba kotor sebesar 18% untuk tahun penuh 2026. Langkah ini menyoroti bagaimana AI mulai mengubah lanskap ketenagakerjaan secara fundamental, bahkan di perusahaan yang sedang berkembang pesat.