BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Surabaya dan Sebagian Besar Jatim Hari Ini

dan sebagian besar wilayah diprediksi akan menghadapi potensi dengan intensitas bervariasi pada Minggu, 1 Maret 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait yang berpotensi terjadi di sejumlah daerah, termasuk Surabaya Raya.

Menurut prakiraan BMKG, kondisi cuaca di Kota Surabaya pada pagi hari akan didominasi oleh awan tebal. Memasuki siang hari sekitar pukul 13.00 WIB, potensi hujan ringan mulai muncul dengan suhu udara mencapai sekitar 30 derajat Celsius. Namun, kewaspadaan perlu ditingkatkan pada sore hari, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB, di mana intensitas hujan diprakirakan meningkat disertai badai petir. Suhu udara akan sedikit menurun ke kisaran 30-32 derajat Celsius.

Pada malam hari, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir masih akan mengguyur Surabaya, terutama antara pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Kondisi ini kemudian berangsur menjadi hujan ringan menjelang larut malam. Sepanjang hari, kelembapan udara di Surabaya dan sekitarnya relatif tinggi, berkisar antara 70 hingga 91 persen, dengan angin bertiup lemah dari arah barat.

Secara umum, BMKG memperkirakan sebagian besar wilayah Jawa Timur akan mengalami hujan ringan. Namun, beberapa daerah lain di Jawa Timur juga perlu mewaspadai potensi hujan lebat dan angin kencang. Wilayah seperti Malang Raya dan Kota Batu diprediksi akan diguyur hujan petir mulai siang hingga malam hari, dengan Kota Batu berpotensi diselimuti kabut tebal dan suhu dingin mencapai 17 derajat Celsius. Kawasan Tapal Kuda, meliputi Jember, Lumajang, dan Probolinggo, juga memerlukan kewaspadaan ekstra terhadap risiko tanah longsor, terutama di area lereng gunung yang tanahnya telah jenuh air. Jalur tengah Jawa Timur, seperti Bojonegoro, Madiun, dan Ngawi, berpotensi mengalami downburst atau angin kencang sesaat.

BMKG menjelaskan bahwa kondisi atmosfer di wilayah tropis Jawa Timur terpantau sangat aktif, dengan tingginya penguapan yang menyebabkan akumulasi massa udara basah yang pekat. Pertumbuhan awan Cumulonimbus yang masif di radar cuaca menjadi pemicu utama hujan lebat disertai petir dalam durasi singkat namun intens. Suhu udara di Jawa Timur secara keseluruhan diperkirakan berfluktuasi antara 17 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembapan mencapai 65 hingga 100 persen.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat menyertai cuaca ekstrem ini, seperti genangan air, banjir lokal, luapan sungai, jalan licin, hingga pohon tumbang akibat angin kencang. BMKG menyarankan warga untuk menyiapkan payung atau jas hujan sebelum beraktivitas di luar ruangan dan terus memantau pembaruan informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG.

Sebagai informasi tambahan, Minggu, 1 Maret 2026, juga diperingati sebagai Hari Kehakiman Nasional dan Hari Peringatan Serangan Umum di Yogyakarta. Selain itu, umat Katolik merayakan Hari Minggu Prapaskah II.