Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah Indonesia. Fenomena Fase Bulan Baru pada 17 Februari 2026 diperkirakan akan meningkatkan ketinggian air laut maksimum, memicu terjadinya rob di berbagai daerah. Informasi ini disampaikan BMKG melalui akun Instagram resminya, @infobmkg.
Daftar Wilayah Berpotensi Banjir Pesisir
Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, berikut adalah daftar wilayah yang berpotensi dilanda banjir pesisir beserta perkiraan waktunya:
- Pesisir Sumatera Utara (18-22 Februari 2026): Pesisir Medan Belawan, Pesisir Medan Labuhan, Pesisir Medan Marelan.
- Pesisir Riau (17-20 Februari 2026): Pesisir Dumai, Pesisir Bengkalis, Pesisir Rokan Hilir, Pesisir Kepulauan Meranti, Pesisir Indragiri Hilir.
- Pesisir Kepulauan Riau (12-16 Februari 2026): Pesisir Anambas.
- Pesisir Sumatera Barat (15-19 Februari 2026): Pesisir Kota Padang, Pesisir Kabupaten Padang Pariaman, Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan, Pesisir Kabupaten Agam, Pesisir Kabupaten Pasaman Barat, Pesisir Kabupaten Mentawai.
- Pesisir Banten: Perairan Utara Tangerang (Kecamatan Teluk Naga dan Kosambi) pada 13-16 Februari 2026, serta Selat Sunda Barat Pandeglang (Kecamatan Labuan), Perairan Selatan Pandeglang (Kecamatan Cikeusik), dan Perairan Selatan Lebak (Kecamatan Bayah) pada 21-24 Februari 2026.
- Pesisir Jakarta (12-16 Februari 2026): Pesisir Kamal Muara, Pesisir Kapuk Muara, Pesisir Pluit, Pesisir Ancol, Pesisir Kamal, Pesisir Marunda, Pesisir Cilincing, Pesisir Tanjung Priok, Pesisir Kalibaru, Pesisir Muara Angke (Penjaringan).
- Pesisir Jawa Barat (12-16 Februari 2026): Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.
- Pesisir Jawa Tengah: Pesisir Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, Kendal, Jepara pada 12-18 Februari 2026. Serta Pesisir Kabupaten Brebes, Kota dan Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang pada 12-19 Februari 2026.
- Pesisir Jawa Timur: Pesisir Barat Surabaya (Tuban, Lamongan, Gresik) pada 13-20 Februari 2026, dan Pesisir Banyuwangi pada 19-23 Februari 2026.
- Pesisir Bali (18-24 Februari 2026): Pesisir Selatan Bali (Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, Klungkung).
- Pesisir Nusa Tenggara Barat: Pesisir Lombok, Bima, Pesisir Selatan Pulau Flores, Pesisir Pulau Sumba, Pesisir Pulau Sabu Raijua, Pesisir Pulau Timor, dan Rote pada 14-19 Februari 2026.
- Pesisir Kalimantan Selatan (16-24 Februari 2026): Pesisir Kotabaru, Tanah Bumbu.
- Pesisir Kalimantan Tengah (17-21 Februari 2026): Pesisir Kumai, Pesisir Pantai Lunci, Pesisir Kuala Jelai.
- Pesisir Kalimantan Barat (13-19 Februari 2026): Pesisir Kota Pontianak, Pesisir Sungai Kapuas.
- Pesisir Sulawesi Utara: Pesisir Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sitaro pada 16-22 Februari 2026. Pesisir Kepulauan Sangihe, Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Tombariri dan Mandolang, serta Manado pada 15-24 Februari 2026. Pesisir Minahasa Utara pada 15-23 Februari 2026. Pesisir Bitung dan Kema pada 17-18 Februari 2026.
- Pesisir Maluku: Pesisir Ambon pada 12, 17-25 Februari 2026. Pesisir Kepulauan Aru dan Kepulauan Tanimbar pada 13-15 Februari 2026. Pesisir Maluku Tengah dan Seram bagian Timur pada 13-25 Februari 2026. Pesisir Kepulauan Kai pada 17-25 Februari 2026.
- Pesisir Maluku Utara (16-25 Februari 2026): Pesisir Morotai, Loloda, Batang Dua, Halmahera Timur, Gebe.
Dampak Banjir Pesisir
Potensi banjir pesisir ini diperkirakan akan berdampak pada aktivitas masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan dan pesisir. Dampak tersebut meliputi terganggunya aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.






