BNI Permudah Investasi Sukuk Ritel SR024 via wondr, Tawarkan Cashback hingga Rp29 Juta

bni, sukuk ritel sr024, wondr by bni, investasi syariah, surat berharga negara

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk () kembali memperluas akses investasi bagi masyarakat dengan menghadirkan kemudahan pembelian Sukuk Ritel seri SR024 melalui aplikasi digitalnya, . Penawaran instrumen investasi berbasis syariah ini berlangsung hingga 15 April 2026, dengan kesempatan meraih cashback hingga Rp29 juta bagi investor yang berpartisipasi.

, yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia, menawarkan imbal hasil tetap (fixed rate) yang kompetitif dan dijamin oleh negara, menjadikannya pilihan investasi yang relatif aman. Instrumen ini tersedia dalam dua pilihan tenor. Seri SR024T3 memiliki tenor tiga tahun dengan imbal hasil 5,55% per tahun dan akan jatuh tempo pada 10 Maret 2029. Sementara itu, seri SR024T5 menawarkan tenor lima tahun dengan imbal hasil lebih tinggi, yaitu 5,90% per tahun, dan jatuh tempo pada 10 Maret 2031.

Akses Mudah dan Insentif Menarik dari BNI

Melalui aplikasi wondr by BNI, masyarakat dapat memulai investasi SR024 dengan nominal minimal Rp1 juta. Kemudahan akses digital ini menjadi salah satu fokus BNI untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Steven Suryana, SEVP Wealth Management BNI, mengungkapkan, “Melalui aplikasi wondr by BNI, kami ingin memberikan pengalaman investasi yang semakin mudah, praktis, dan dapat diakses oleh lebih banyak masyarakat.”

Selain kemudahan, BNI juga menawarkan program cashback menarik hingga Rp29 juta bagi nasabah yang melakukan pembelian SR024 melalui aplikasi wondr by BNI. Program ini berlaku selama masa penawaran dan disesuaikan dengan jumlah serta periode pembelian. BNI menargetkan penjualan Sukuk Ritel SR024 mencapai Rp800 miliar, memanfaatkan momentum likuiditas masyarakat seperti tunjangan hari raya (THR) dan pembagian dividen saham.

Manfaat dan Kontribusi Investasi Sukuk Ritel

Pembayaran kupon SR024 akan dilakukan setiap tanggal 10 setiap bulannya, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 10 Mei 2026 dalam skema short coupon. Setelah melewati periode minimum holding period (setelah pembayaran kupon pertama), SR024 juga dapat diperdagangkan di pasar sekunder, memberikan fleksibilitas bagi investor. Imbal hasil dari investasi (SBN) ini dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) final sebesar 10%, lebih rendah dibandingkan pajak atas bunga deposito.

Investasi pada Sukuk Ritel tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi individu, tetapi juga berkontribusi langsung pada pembangunan nasional. Dana yang terkumpul dari penerbitan SR024 akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Steven Suryana menambahkan, “Melalui investasi di SBN ritel seperti SR024, masyarakat tidak hanya mendapatkan potensi imbal hasil yang kompetitif, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan nasional.”