Pelatih kepala Sporting CP, Rui Borges, pada Jumat, 27 Februari 2026, melontarkan pernyataan yang mengindikasikan bahwa timnya akan menghadapi salah satu pertandingan terberat musim ini. Pernyataan ini muncul di tengah periode krusial bagi Leões yang sedang berjuang di papan atas Liga Portugal dan bersiap menghadapi laga penting di kompetisi piala.
Sporting CP saat ini menduduki peringkat kedua Liga Portugal, terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, FC Porto. Ambisi untuk meraih gelar juara liga tetap membara, namun jalan yang harus dilalui diprediksi tidak akan mudah.
Ujian Berat di Taça de Portugal
Tantangan terbesar yang akan segera dihadapi Sporting CP adalah pertandingan semifinal Taça de Portugal melawan rival abadi mereka, FC Porto, yang dijadwalkan pada Selasa, 3 Maret 2026. Laga ini akan menjadi penentu langkah Sporting CP menuju final piala domestik, sekaligus menjadi barometer kekuatan mereka di hadapan tim teratas liga.
Sebelumnya, pada 27 Februari 2026, Sporting CP juga menghadapi Estoril Praia dalam lanjutan Liga Portugal. Pertandingan ini dianggap krusial untuk menjaga asa juara tetap hidup, mengingat FC Porto akan bermain lebih dulu dan berpotensi memperlebar jarak poin. Estoril, meskipun tim papan tengah, dikenal memiliki lini serang yang tajam dengan 46 gol musim ini, bahkan lebih banyak dari Porto, namun pertahanan mereka rapuh dengan 39 gol kebobolan.
Performa Impresif dan Komentar Pelatih
Sporting CP datang ke periode sulit ini dengan modal performa yang sangat meyakinkan. Mereka tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan terakhir di semua kompetisi. Di Liga Portugal saja, tim asuhan Rui Borges ini mencatat 19 pertandingan tanpa kekalahan. Rekor kandang mereka di Estádio José Alvalade juga patut diacungi jempol, dengan 13 kemenangan beruntun di semua ajang. Selain itu, Sporting CP berhasil memenangkan semua 18 pertandingan melawan tim di luar lima besar klasemen.
Dalam konferensi pers sebelumnya, setelah hasil imbang 1-1 melawan FC Porto pada 9 Februari 2026, Borges telah menekankan pentingnya sisa musim. “Pertandingan-pertandingan tersisa akan sulit bagi semua orang,” ujarnya. Ia juga tidak menyembunyikan rasa tidak puasnya terhadap hasil imbang tersebut, dengan menyatakan, “Saya tidak puas, karena saya ingin menang.”
Keseriusan dan ketelitian dalam persiapan selalu menjadi fokus Borges. Hal ini terbukti dari kemenangan telak 3-0 atas Moreirense pekan lalu, di mana gol-gol dari Francisco Trincão, Geny Catamo, dan Luis Suárez di babak kedua menunjukkan ketajaman lini depan mereka. Luis Suárez sendiri menjadi pencetak gol terbanyak Liga Portugal dengan 20 gol.
Dengan jadwal padat dan pertandingan-pertandingan krusial di depan mata, Sporting CP di bawah arahan Rui Borges harus mempertahankan konsistensi dan semangat juang untuk mewujudkan ambisi mereka di musim 2025/2026.