Borneo FC vs Arema FC: Pesut Etam Bertekad Bangkit di Kandang, Singo Edan Siap Jegal Tren Positif

Author Image

Hodak

26 Februari 2026

Stadion Segiri, Samarinda, akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara Samarinda dan dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB, dengan kedua tim membawa misi berbeda namun sama-sama vital untuk perjalanan mereka di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Borneo FC, yang berjuluk Pesut Etam, menatap pertandingan ini dengan ambisi besar untuk bangkit. Mereka baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United Banten FC pada pekan sebelumnya, yang menghentikan laju tiga kemenangan beruntun. Hasil tersebut membuat posisi mereka di klasemen sementara sedikit terancam, meskipun masih kokoh di peringkat ketiga dengan koleksi 46 poin dari 21 pertandingan.

Misi Bangkit Pesut Etam di Kandang Angker

Pelatih Borneo FC, , menegaskan bahwa timnya tetap optimistis menatap sisa musim. “Target kami sejak awal adalah meraih poin sebanyak mungkin. Sekarang kami sudah memainkan 22 pertandingan dan baru tergeser ke posisi ketiga,” ujar pelatih asal Brasil tersebut. Kepercayaan diri Pesut Etam juga didukung rekor kandang yang impresif; mereka mencatatkan sembilan kemenangan dari sepuluh laga terakhir di Stadion Segiri, dengan hanya Bali United yang berhasil mencuri poin penuh.

Gelandang Borneo FC, Juan Villa, turut menyuarakan tekad timnya. “Kami harus memperbaiki hal-hal yang tidak berjalan baik di pertandingan terakhir. Waktu kami memang tidak banyak, tapi sekarang kami sudah fokus dan siap,” katanya. Ia menambahkan, “Target kami jelas, menang besok melawan Arema di Stadion Segiri.” Borneo FC juga telah memperkuat skuadnya di putaran kedua dengan merekrut sejumlah pemain baru seperti Marcos Astina, Ardi Idrus, Kaio Nunes, dan Cleylton Santos, serta Juan Villa, Maicon Souza, dan Mohammad Al-Husseini di awal musim.

Singo Edan dengan Tren Positif dan Perombakan Skuad

Di sisi lain, Arema FC datang ke Samarinda dengan modal tren positif. Tim berjuluk Singo Edan ini tidak terkalahkan dalam empat laga terakhir, meskipun pada pertandingan sebelumnya harus puas berbagi angka 2-2 saat bertandang melawan Madura United FC. Saat ini, Arema FC menempati peringkat kesembilan klasemen dengan 31 poin dari 22 pertandingan.

Pelatih Arema FC, , yang ditunjuk pada Juni 2025, memastikan timnya siap tempur. “Kami membawa tanggung jawab besar atas nama Arema FC. Kami ingin bermain kuat dan bersatu demi memberikan yang terbaik untuk Aremania. Kami sangat menghormati Borneo FC karena mereka menjalani musim yang luar biasa dan merupakan salah satu kandidat juara,” ungkap Santos. Pemain asing Arema FC, Matheus Blade, juga optimistis. “Persiapan berjalan lancar. Seluruh tim sudah siap menghadapi Borneo FC. Mereka tim papan atas yang bersaing merebut gelar juara, tapi saya percaya tim kami punya semangat juang yang tinggi. Kami akan memberikan pertandingan yang hebat dengan tetap menghormati lawan, namun tetap fokus pada target kemenangan kami,” ujarnya.

Arema FC melakukan perombakan signifikan di putaran kedua, melepas empat pemain asing dan mendatangkan tujuh amunisi baru, termasuk Hansamu Yama dan mantan pemain Borneo FC, Joel Vinicius. Skuad Singo Edan juga diperkuat 11 pemain asing asal konfederasi CONMEBOL.

Dominasi Borneo FC dalam Rekor Pertemuan

Secara head-to-head, Borneo FC memiliki catatan yang lebih unggul atas Arema FC. Dalam 18 pertemuan terakhir, Pesut Etam berhasil memenangkan delapan pertandingan, sementara Singo Edan hanya empat kali, dengan enam laga lainnya berakhir imbang. Borneo FC juga unggul dalam produktivitas gol dengan 32 gol berbanding 22 gol milik Arema.

Lima Pertemuan Terakhir:

  • 26 Oktober 2025: Arema FC 1-3 Borneo FC
  • 19 Januari 2025: Borneo FC 3-1 Arema FC
  • 17 Agustus 2024: Arema FC 0-2 Borneo FC
  • 4 Agustus 2024: Borneo FC 1-2 Arema FC
  • 21 April 2024: Borneo FC 1-2 Arema FC

Meskipun Borneo FC memiliki keunggulan statistik dan psikologis, Arema FC tetap berpotensi memberikan kejutan, terutama dengan skema serangan cepat yang mereka miliki. Pertandingan ini juga akan menjadi tantangan fisik bagi para pemain karena berlangsung di bulan Ramadan. Pelatih Fabio Lefundes mengakui hal ini, “Kami memiliki waktu singkat, tetapi pemain sudah memahami situasinya, termasuk bagaimana mengontrol kondisi selama Ramadan.”

Dengan ambisi besar dari kedua kubu, laga Borneo FC vs Arema FC diprediksi akan menyajikan duel yang intens dan penuh strategi di Stadion Segiri.