Duel sengit tersaji di Stadion Segiri, Samarinda, pada Kamis, 26 Februari 2026, saat Borneo FC Samarinda menjamu Arema FC dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 20.30 WIB ini menjadi krusial bagi kedua tim dengan ambisi yang berbeda di papan klasemen.
Arema FC, yang dijuluki Singo Edan, datang ke Samarinda dengan kepercayaan diri tinggi berkat tren positif. Mereka tercatat tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir, meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menegaskan filosofi timnya. “Kami memang punya model permainan proaktif dan menyerang. Kami bermain kuat dan bersatu untuk memberikan yang terbaik bagi pendukung kami, Aremania,” ujarnya. Santos juga menyoroti pentingnya mentalitas. “Dalam kondisi sulit, mentalitas pemain punya pengaruh besar. Saat pertandingan, pemain menunjukkan karakter untuk tidak mau kalah,” tambahnya.
Peningkatan performa Arema FC di putaran kedua musim ini tidak lepas dari kehadiran sejumlah rekrutan anyar. Nama-nama seperti Rio Fahmi, Hansamu Yama, Leo Guntara, Gustavo Franca, Gianluca Pandeynuwu, hingga eks striker Borneo FC, Joel Vinicius, disebut-sebut telah memperkuat sistem dan cara bermain tim.
Di sisi lain, tuan rumah Borneo FC Samarinda tengah berupaya bangkit. Tim berjuluk Pesut Etam ini baru saja menelan kekalahan 1-2 dari Dewa United pada pekan sebelumnya, yang membuat mereka tergeser ke peringkat ketiga klasemen sementara. Borneo FC kini terpaut empat poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Meskipun demikian, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, tetap optimistis. “Target kami sejak awal adalah meraih poin sebanyak mungkin,” kata Lefundes. Ia juga menegaskan komitmen timnya. “Kami akan berjuang sampai akhir kompetisi untuk mencapai target yang sudah kami tetapkan,” ujarnya. Lefundes mengakui bahwa kekalahan dari Dewa United terjadi karena timnya kehilangan organisasi permainan, yang berdampak pada konsentrasi dan berujung kebobolan.
Borneo FC memiliki rekor kandang yang impresif di Stadion Segiri, hanya menelan satu kekalahan dari sepuluh laga kandang mereka musim ini. Ini menjadi modal penting bagi Pesut Etam untuk kembali ke jalur kemenangan dan menjaga asa di papan atas. Saat ini, Borneo FC berada di posisi ketiga dengan 46 poin, sementara Arema FC menempati peringkat kesembilan dengan 31 poin.
Laga ini juga menjadi tantangan tersendiri karena berlangsung di bulan Ramadan. Kedua tim harus mampu menjaga kondisi fisik dan fokus di tengah jadwal padat. Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menyatakan bahwa staf pelatih telah menyesuaikan program latihan dan pemulihan untuk menjaga stabilitas fisik pemain selama berpuasa.