Debut Habib Beye sebagai pelatih baru Olympique Marseille harus berakhir pahit setelah timnya takluk 0-2 dari Stade Brestois 29 dalam lanjutan Ligue 1 Prancis pada Jumat, 20 Februari 2026. Kekalahan ini memperpanjang catatan tanpa kemenangan Marseille menjadi empat pertandingan beruntun di liga domestik.
Pertandingan yang berlangsung di Stade Francis-Le Blé, markas Brest, menjadi sorotan lantaran menandai laga perdana Beye di kursi kepelatihan Marseille. Mantan kapten Marseille itu baru saja ditunjuk pada 18 Februari 2026, menggantikan Roberto De Zerbi yang hengkang setelah serangkaian hasil buruk, termasuk kekalahan telak 0-5 dari Paris Saint-Germain dan tersingkir dari Liga Champions.
Tuan rumah Brest tampil dominan sejak awal pertandingan. Penyerang Ludovic Ajorque menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Marseille dengan mencetak dua gol di babak pertama. Gol pertama Ajorque tercipta pada menit ke-10, diikuti gol keduanya di menit ke-29, yang membuat Brest unggul 2-0.
Marseille, yang berupaya bangkit di babak kedua, memiliki peluang emas untuk memperkecil ketertinggalan. Pada menit ke-82, mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Mason Greenwood dilanggar di kotak terlarang. Namun, eksekusi penalti Greenwood berhasil digagalkan oleh kiper Brest, Gregoire Coudert, yang melakukan penyelamatan gemilang.
Hasil ini semakin memperburuk performa Marseille yang kini tanpa kemenangan dalam empat laga terakhir Ligue 1, catatan terburuk mereka sejak April 2024. Klub berjuluk Les Phocéens ini masih tertahan di posisi keempat klasemen Ligue 1 dengan 40 poin, terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen, Lens. Sementara itu, kemenangan krusial ini mengerek posisi Brest naik ke peringkat ke-11 klasemen.
Penunjukan Habib Beye diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Marseille yang tengah dilanda krisis. Namun, kekalahan di laga debutnya menunjukkan bahwa tugas berat menanti mantan pemain berusia 48 tahun tersebut untuk mengembalikan performa tim dan memenuhi ekspektasi para penggemar.