Cadillac F1 Hormati Mario Andretti dengan Nama Sasis MAC-26 Jelang Debut 2026

Author Image

Hodak

28 Februari 2026

Tim Cadillac telah mengumumkan bahwa sasis mobil debut mereka untuk musim 2026 akan dinamai , sebuah singkatan dari Cadillac 26. Penamaan ini merupakan bentuk penghormatan tertinggi kepada juara dunia F1 tahun 1978, Mario Andretti, menjelang balapan perdana tim di Grand Prix Australia pekan depan.

Pengumuman yang bertepatan dengan ulang tahun ke-86 Andretti pada 28 Februari 2026 ini menandai momen simbolis bagi tim asal Amerika tersebut. Mario Andretti, yang kini menjabat sebagai duta dan direktur di dewan tim, menyatakan rasa bangganya.

“Balapan telah menjadi kegembiraan dalam hidup saya. Ini adalah pujian tertinggi bahwa Tim Formula 1 Cadillac melihat tahun-tahun itu bermakna dan layak untuk dicatat dengan kehormatan ini,” ujar Andretti dalam sebuah pernyataan. “Saya menghargai kesempatan yang diberikan kepada saya untuk memiliki ikatan abadi dengan F1 dan sangat berterima kasih kepada semua orang yang terus mengakui peran saya dalam sejarah balap.”

Perjalanan Panjang Menuju Grid F1

Perjalanan Cadillac untuk bergabung dengan Formula 1 tidaklah mudah. Awalnya, upaya masuk yang dipimpin oleh putra Mario, Michael Andretti, di bawah bendera Andretti Global dengan dukungan Cadillac, sempat disetujui oleh FIA pada Oktober 2023. Namun, Formula One Management (FOM) menolaknya pada Januari 2024, dengan alasan kekhawatiran tentang daya saing dan nilai tambah bagi kejuaraan.

Setelah penolakan tersebut, Michael Andretti mundur pada September 2024. Proyek ini kemudian direstrukturisasi di bawah kepemimpinan Dan Towriss, CEO TWG Motorsports, dengan peran General Motors (GM) yang lebih besar. Restrukturisasi ini akhirnya membuahkan hasil, dengan persetujuan final dari FIA dan FOM pada Maret 2025, mengonfirmasi Cadillac sebagai tim ke-11 di grid F1 mulai musim 2026.

Dan Towriss menjelaskan makna di balik penamaan sasis, “Menamai sasis pertama kami MAC-26 mencerminkan semangat yang dibawa Mario ke Formula 1 dan keyakinan bahwa tim Amerika pantas berada di panggung ini. Kisahnya mewujudkan impian Amerika dan menginspirasi cara kami membangun tim ini setiap hari.”

Persiapan dan Harapan Cadillac di Musim Debut

Tim Formula 1 Cadillac, yang didukung oleh General Motors dan TWG Motorsports, akan menjadi konstruktor independen baru pertama di F1 sejak Haas pada tahun 2016. Mereka telah membayar biaya ekspansi sebesar 450 juta dolar AS untuk bergabung.

Untuk musim 2026 hingga 2028, Cadillac akan menggunakan unit daya dan girboks dari Ferrari. Namun, GM berencana untuk memproduksi unit daya mereka sendiri untuk Cadillac mulai musim 2029.

Susunan pembalap untuk musim 2026 akan diisi oleh dua nama berpengalaman, dan Valtteri Bottas. Sementara itu, Zhou Guanyu akan bertindak sebagai pembalap cadangan, dan Colton Herta akan menjadi pembalap uji, yang akan berkompetisi di Formula 2 pada tahun 2026 untuk mendapatkan superlisensi FIA.

Tim ini memiliki fasilitas operasional di Fishers, Indiana (markas utama), Concord, North Carolina (departemen mesin), Warren, Michigan, dan Silverstone, Inggris. Hingga akhir tahun 2025, Cadillac telah merekrut 520 staf dari 143.265 lamaran yang diterima untuk 595 posisi yang diiklankan.

Meskipun persiapan telah berjalan intensif, beberapa pengamat, seperti pandit F1 Will Buxton, menyuarakan kekhawatiran tentang potensi “kelelahan” tim akibat pola kerja transatlantik dan budaya kerja Amerika yang intens, serta strategi memiliki tiga basis operasional yang mungkin kurang optimal. Namun, setelah sesi pengujian pramusim yang sukses di Bahrain, Cadillac siap untuk menghadapi tantangan di Grand Prix Australia yang akan datang.