Carlos Parreira: ‘Madura United Kantongi Kekuatan Arema’, Derby Jatim Panas di Pamekasan

Author Image

Hodak

21 Februari 2026

Trending Image 1771679393

Pamekasan, FC siap melakoni laga krusial bertajuk Derby Jawa Timur melawan pada pekan ke-22 2025/2026. Pertandingan sarat gengsi ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 20.30 WIB di markas Madura United, Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan.

Pelatih kepala Madura United, , menegaskan bahwa timnya telah melakukan persiapan matang dan mengklaim sudah mengantongi kekuatan tim berjuluk Singo Edan tersebut. Juru taktik asal Brasil ini mengungkapkan, sesi latihan beberapa hari terakhir difokuskan pada pemetaan pola permainan dan antisipasi kekuatan lawan. “Sesi latihan dalam beberapa hari terakhir berjalan sangat baik, kita melakukan latihan spesifik untuk mengantisipasi serangan Arema, termasuk memahami kekuatan dan kelemahan sektor depan lawan,” ujar Carlos Parreira, Jumat (20/2/2026).

Parreira secara spesifik menyoroti lini serang Arema FC yang dinilai sangat kuat, cepat, dan berbahaya. Ia menyebut nama Dalberto, yang telah mengemas 10 gol musim ini, serta Gabriel Silva, pahlawan kemenangan Arema atas Persija Jakarta dengan dua golnya, sebagai ancaman utama. Selain itu, lini tengah Arema juga dianggap mampu menyajikan umpan-umpan berbahaya yang menopang efektivitas serangan.

Di sisi lain, Madura United datang ke pertandingan ini dengan beban berat. Laskar Sape Kerrab tengah berada dalam periode kurang meyakinkan, terpuruk tanpa kemenangan dalam enam laga terakhir di putaran kedua musim ini. Rekor kandang mereka juga buruk, hanya meraih dua kemenangan dari 10 laga di SGMRP. Saat ini, Madura United tertahan di posisi ke-14 klasemen sementara dengan 19 poin dari 21 pertandingan, hanya empat poin di atas zona degradasi.

Berbanding terbalik, Arema FC justru tengah dalam performa menanjak. Tim asuhan Marcos Santos ini berhasil menyapu bersih tiga laga terakhir dengan kemenangan beruntun, termasuk menundukkan Persija Jakarta 2-0 di kandang lawan. Hasil positif ini membawa Arema FC bertengger di peringkat kesembilan klasemen sementara dengan koleksi 30 poin dari 21 laga.

Meskipun demikian, pelatih Arema FC, Marcos Santos, tidak ingin anak asuhnya jemawa. Ia justru mewaspadai potensi kebangkitan Madura United. “Itu justru membuat pertandingan jadi lebih berbahaya. Pertandingan jenis ini adalah yang paling berbahaya karena mereka pasti akan datang dengan motivasi tinggi dan ingin segera menang,” kata Marcos Santos. Pelatih berusia 46 tahun itu menekankan pentingnya konsentrasi penuh untuk menghindari jebakan rasa percaya diri berlebihan.

Rivalitas Derby Jawa Timur memang kerap menyajikan kejutan dan drama. Dalam lima pertemuan terakhir, persaingan kedua tim terbilang seimbang, namun Arema FC sedikit unggul dan tidak pernah kalah. Pertemuan terakhir pada 23 Desember 2025 berakhir imbang 2-2. Madura United sendiri sangat termotivasi untuk memutus tren negatif dan menjadikan laga kandang ini sebagai momentum kebangkitan. “Kami siap berkompetisi dengan mereka,” tegas Carlos Parreira.

Pemain muda Madura United, Ferian Rizki, juga menyatakan kesiapan timnya. “Kami sudah persiapan dengan baik. Kami sudah tahu apa yang akan dilakukan Arema. Semua pemain sudah siap dan semoga tiga poin di kandang,” ucap Ferian Rizki. Sementara itu, penyerang Arema FC, Dalberto, memastikan kesiapannya untuk memberikan kontribusi maksimal. Duel ini diprediksi akan berjalan sengit, dengan faktor mental dan dukungan suporter tuan rumah di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan menjadi penentu.