Bek muda asal Republik Irlandia, Cathal McCarthy, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya setelah mendapatkan kesempatan emas untuk tampil sebagai starter bagi Hull City melawan raksasa Premier League, Chelsea, dalam pertandingan putaran keempat Piala FA. Laga yang berlangsung di MKM Stadium pada Jumat, 13 Februari 2026, tersebut berakhir dengan kekalahan telak 0-4 bagi Hull City, namun bagi McCarthy, momen itu adalah pencapaian pribadi yang luar biasa.
Pemain berusia 19 tahun itu, yang bergabung dengan Hull City pada jendela transfer musim dingin 2025 dari klub divisi pertama Liga Irlandia, UCD AFC, mengungkapkan perasaannya. “Ini adalah momen yang membanggakan bagi saya dan keluarga saya,” ujar McCarthy. Ia menambahkan, “Seandainya Anda memberi tahu saya beberapa bulan lalu bahwa saya akan bermain melawan Chelsea di MKM, saya tidak akan percaya sama sekali, dan saya pasti akan mengambil kesempatan itu.”
McCarthy, yang merupakan pemain internasional Republik Irlandia U-21, telah membuat debut seniornya untuk Hull City pada 23 Agustus 2025 dan kini telah mengantongi 10 penampilan tim utama untuk klub Championship tersebut. Keputusan manajer Hull City, Sergej Jakirović, untuk menurunkannya sebagai starter di lini belakang yang terdiri dari lima pemain, bersama Lewie Coyle, Paddy McNair, John Egan, dan Ryan Giles, menunjukkan kepercayaan besar terhadap bakatnya.
Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, dengan Pedro Neto mencetak hat-trick dan Estevao menambahkan satu gol untuk Chelsea, McCarthy merasa telah memberikan yang terbaik. “Sebagai seorang bek, tidak menyenangkan kebobolan empat gol. Sulit untuk melupakan itu, tetapi saya mencoba melakukan tekel dan saya mencoba menetralkan Estevao di sisi saya dan Pedro Neto sebisa mungkin, dan saya pikir saya berhasil pada beberapa kesempatan,” jelas McCarthy. Ia melanjutkan, “Saya ingin mengangkat kepala tinggi-tinggi dan berpikir saya bermain lumayan, saya bisa menjaga diri.”
Pengalaman bermain di hadapan stadion MKM yang terjual habis juga menjadi pengalaman pertama bagi McCarthy. Ia memuji dukungan para penggemar meskipun timnya kalah. “Ini pertama kalinya saya bermain di depan stadion MKM yang terjual habis. Para penggemar luar biasa meskipun skornya begitu, dan saya rasa itu tidak terlalu meredupkan suasana hati mereka karena mereka bernyanyi sepanjang malam, jadi itu selalu sangat membantu kami,” katanya.
McCarthy juga mengapresiasi dukungan dari rekan-rekan setimnya yang lebih berpengalaman, termasuk sesama pemain Irlandia, John Egan. “Sangat menyenangkan bermain dengan rekan-rekan seperti Paddy, Egan, ‘Skip’, dan ‘Gilo’ di samping saya, karena itu membuat saya lebih mudah bermain bersama mereka untuk membimbing saya sepanjang pertandingan,” ungkap McCarthy. “Regan Slater juga bermain di depan saya sehingga mereka semua bisa membantu saya dan mengeluarkan saya dari masalah kadang-kadang dan memberi saya informasi. Sangat menyenangkan bermain bersama mereka dan John Egan juga sebagai sesama rekan senegara.”
Bagi McCarthy, pertandingan melawan tim sekelas Chelsea, yang dilatih oleh mantan pemain dan manajer Hull City, Liam Rosenior, adalah langkah penting dalam perjalanan karier profesionalnya. Momen ini menjadi bukti nyata progres yang telah ia capai dalam beberapa bulan terakhir.