Klub raksasa Liga Inggris, Chelsea, tengah menghadapi periode sulit. Dalam enam pertandingan terakhir di liga domestik, The Blues hanya mampu meraih satu kemenangan. Hasil minor ini membuat posisi mereka di klasemen terus merosot, menimbulkan pertanyaan mengenai performa tim.
Performa Menurun, Peringkat Terancam
Rincian enam laga terakhir Chelsea menunjukkan catatan yang mengkhawatirkan: satu kemenangan, tiga hasil imbang, dan dua kekalahan. Padahal, sebelumnya Chelsea sempat menghuni posisi tiga besar klasemen Liga Inggris. Kini, mereka harus puas berada di peringkat kelima dengan mengumpulkan 29 poin dari 18 pertandingan.
Jarak dengan tim di atasnya semakin lebar, terpaut 10 poin dari Aston Villa yang menduduki peringkat ketiga. Lebih mengkhawatirkan lagi, posisi kelima Chelsea belum sepenuhnya aman. Lima tim di bawahnya memiliki selisih poin yang sangat tipis, tidak lebih dari tiga poin. Tim-tim tersebut adalah Manchester United (29 poin), Sunderland (28 poin), serta Brentford, Crystal Palace, dan Fulham yang masing-masing mengoleksi 26 poin.
Maresca Soroti Masalah Klinis di Lini Depan
Menanggapi performa tim yang kurang memuaskan, Manajer Chelsea Enzo Maresca menilai bahwa permainan timnya sebenarnya tidak buruk. Ia menyoroti masalah utama yang dihadapi timnya adalah ketidakmampuan untuk mengkonversi peluang menjadi gol.
“Kami kurang klinis di sepertiga akhir lapangan. Kami bisa ciptakan banyak peluang tapi tidak bisa menuntaskannya jadi gol,” ungkap Maresca seperti dilansir dari situs resmi klub. Ia menambahkan, “Keseluruhan, kami bermain baik di laga-laga terakhir. Hanya saja, skor pertandingan tidak mencerminkan permainan kami.”
Chelsea masih memiliki satu pertandingan tersisa di akhir tahun 2025, yaitu menghadapi Bournemouth pada 31 Desember. Setelah itu, jadwal padat menanti di Januari 2026 dengan delapan pertandingan yang harus dilakoni.