Samsun, Turki – Penyerang andalan Samsunspor, Cherif Ndiaye, menyatakan kesiapan dan fokus penuh timnya menjelang pertandingan krusial leg kedua babak 32 besar Liga Konferensi Eropa UEFA (UECL) melawan KF Shkëndija. Laga penentuan ini akan digelar di kandang Samsunspor, Samsun 19 Mayis Stadyumu, pada Kamis, 26 Februari 2026, waktu setempat.
Samsunspor membawa modal berharga berupa kemenangan tipis 1-0 dari leg pertama yang berlangsung di Skopje, Makedonia Utara, pada 19 Februari 2026. Gol tunggal kemenangan tim berjuluk ‘The Red Lightning’ tersebut dicetak oleh Marius Mouandilmadji pada menit ke-77, setelah masuk menggantikan Ndiaye.
Ndiaye sendiri memiliki peran penting dalam pertandingan pertama tersebut, meskipun ia gagal mengeksekusi penalti di awal laga. Ia digantikan oleh Mouandilmadji yang kemudian menjadi pahlawan kemenangan. Kini, dengan pertandingan kandang di depan mata, ekspektasi tinggi disematkan kepada Ndiaye dan rekan-rekannya untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Musim 2025/2026 menandai debut bersejarah Samsunspor di ajang Liga Konferensi Eropa UEFA. Di kompetisi domestik, Süper Lig Turki, Samsunspor menunjukkan performa yang cukup baik dengan menempati posisi ke-7 klasemen sementara, mengumpulkan 31 poin dari 7 kemenangan, 10 seri, dan 6 kekalahan. Penampilan terakhir mereka di liga adalah hasil imbang 0-0 melawan Fatih Karagümrük pada 22 Februari 2026.
Cherif Ndiaye, striker berusia 30 tahun yang didatangkan Samsunspor dari Crvena Zvezda pada 12 September 2025 dengan nilai transfer €4 juta, telah menjadi salah satu tumpuan di lini serang. Sepanjang musim 2025/2026 ini, Ndiaye telah mencetak 4 gol dan menyumbang 1 assist dalam 15 penampilannya di Süper Lig. Kontribusi total gol dan assist-nya mencapai 5, dengan rata-rata keterlibatan gol 0,44 per 90 menit.
Di bawah arahan pelatih Thorsten Fink, Samsunspor diharapkan mampu memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri yang berkapasitas 33.919 penonton. Beberapa pemain kunci lain yang patut diwaspadai dari Samsunspor termasuk Carlo Holse yang telah mencetak 5 gol di Süper Lig, serta bek tangguh Rick van Drongelen.
Prediksi dari berbagai pihak menunjukkan bahwa Samsunspor memiliki peluang besar untuk melaju. Sports Mole, misalnya, memprediksi Samsunspor akan memenangkan leg kedua dengan skor 2-0, sehingga unggul agregat 3-0 atas Shkëndija. Dengan determinasi yang ditunjukkan Ndiaye dan tim, Samsunspor bertekad untuk mencetak sejarah lebih lanjut di kancah Eropa.