Chivu: “Scudetto Belum Dimenangkan,” Inter Milan Kokoh di Puncak Serie A

semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen Liga Italia setelah berhasil menundukkan Genoa dengan skor 2-0 pada pertandingan yang berlangsung Minggu dini hari WIB, 1 Maret 2026. Kemenangan ini memperlebar jarak poin Nerazzurri dengan para pesaing terdekatnya, namun sang pelatih, , memilih untuk meredam euforia dan menegaskan bahwa perburuan gelar belum berakhir.

Dua gol kemenangan Inter Milan pada giornata ke-27 tersebut dicetak oleh Federico Dimarco melalui tendangan voli yang apik, disusul dengan eksekusi penalti Hakan Calhanoglu. Hasil positif ini membawa Inter mengumpulkan 67 poin dari 27 pertandingan yang telah dilakoni. Mereka kini unggul 13 poin dari rival sekota, AC Milan, yang baru memainkan 26 pertandingan dan dijadwalkan akan menghadapi Cremonese.

Chivu Ingatkan Perjalanan Masih Panjang

Meski memiliki keunggulan yang signifikan, Cristian Chivu menegaskan bahwa timnya belum bisa berpuas diri. Ia mengingatkan bahwa masih ada 11 pertandingan tersisa di Serie A, dengan total 33 poin yang masih bisa diperebutkan.

“Kami mempersiapkan setiap pertandingan dengan cara terbaik, secara mental dan fisik, memperlakukan setiap pertandingan dengan cara yang sama tanpa melihat nama lawan kami,” ujar Chivu, menekankan filosofi timnya.

Mantan bek Inter ini juga menambahkan, “Itu yang sudah coba kami lakukan sejak awal musim ini. Ada 11 pertandingan lagi, 33 poin untuk diraih, itu berarti belum dimenangi.” Chivu juga menyoroti bahwa timnya ingin “tetap kompetitif dalam segala hal.”

Performa Impresif di Tengah Tantangan

Musim ini, Inter Milan menunjukkan performa yang sangat impresif di kancah domestik. Mereka mencatat delapan kemenangan beruntun di Serie A dan bahkan 14 kemenangan dari 15 pertandingan terakhir di liga. Nerazzurri juga menjadi tim paling produktif sekaligus memiliki pertahanan terkuat di Serie A, dengan selisih gol mencapai +43. Ini adalah kali ketiga dalam sejarah Serie A Inter mengumpulkan 67 poin dari 27 pertandingan, sebuah catatan yang sebelumnya selalu berujung pada raihan Scudetto (musim 2006-07 dan 2023-24).

Dominasi di liga ini menjadi respons ideal setelah Inter harus menelan pil pahit tersingkir dari Liga Champions. Mereka secara mengejutkan kalah di babak play-off dari tim Norwegia, Bodo/Glimt, baik di kandang maupun tandang. Chivu juga sempat menanggapi narasi media yang menurutnya “tidak ada hubungannya dengan kenyataan” terkait pencapaian timnya.

Jadwal Padat Menanti

Inter Milan akan menghadapi jadwal padat di bulan Maret 2026. Mereka akan melakoni leg pertama semifinal Coppa Italia melawan Como pada Selasa, 3 Maret 2026. Setelah itu, perhatian akan beralih ke Derby della Madonnina yang sangat dinanti-nantikan melawan AC Milan di Serie A pada Minggu, 8 Maret 2026. Pertandingan-pertandingan krusial ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas dan konsistensi skuad asuhan Cristian Chivu dalam mengejar ambisi ganda di kompetisi domestik.