Duel menarik akan tersaji di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Jumat, 28 Februari 2026, kala Como menjamu US Lecce dalam lanjutan kompetisi Serie A. Pertandingan ini krusial bagi kedua tim dengan ambisi yang kontras: Como berjuang mengamankan posisi di zona Eropa, sementara Lecce mati-matian menghindari jurang degradasi.
Como Berambisi Lanjutkan Tren Positif di Serie A
Tim promosi Como tampil mengejutkan di musim 2025-2026 di bawah arahan pelatih Cesc Fàbregas. Mereka kini menduduki peringkat keenam klasemen Serie A dengan koleksi 45 poin dari 26 pertandingan, menempatkan mereka dalam perburuan tiket Liga Champions. Konsistensi Como terlihat dari lini pertahanan mereka yang solid, hanya kebobolan rata-rata 0,7 gol per pertandingan.
Performa impresif Como tak lepas dari kontribusi para pemain kuncinya. Gelandang serang muda Nico Paz, yang mengenakan nomor punggung 10, menjadi sorotan utama. Pemain berusia 21 tahun ini, yang didatangkan dari Real Madrid pada musim panas 2024, telah menunjukkan performa gemilang dengan 9 gol dan 15 kontribusi gol di Serie A musim ini, menjadikannya pemain U-21 pertama sejak musim 2022/23 yang mencapai angka tersebut. Paz bahkan sempat dinobatkan sebagai “Rising Star of the Month” Serie A untuk September 2025 dan kini dipertimbangkan untuk skuad tim nasional Argentina di Piala Dunia 2026. Meskipun Real Madrid memiliki klausul pembelian kembali untuk 2026, Como bertekad mempertahankan sang bintang hingga akhir musim.
Selain Paz, Como juga memiliki penyerang Anastasios Douvikas yang telah mencetak 8 gol di Serie A, serta winger Nicolas-Gerrit Kühn yang aktif di lini serang. Namun, Como dipastikan tanpa J. Addai yang cedera tendon Achilles dan M. Baturina karena masalah kesehatan.
Lecce Berjuang Keluar dari Zona Degradasi
Di sisi lain, US Lecce menghadapi musim yang sulit. Tim asuhan Eusebio Di Francesco ini terperosok di posisi ke-18 dengan hanya mengumpulkan 24 poin, terjebak dalam pertarungan sengit menghindari degradasi. Lini serang Lecce menjadi perhatian utama, dengan rata-rata hanya mencetak 0,7 gol per pertandingan.
Lecce juga akan tampil pincang tanpa F. Camarda dan K. Gaspar yang cedera, sementara kondisi M. Berisha masih diragukan. Penyerang Lameck Banda, yang kontraknya akan berakhir pada Juni 2026, diharapkan bisa menjadi motor serangan Lecce untuk mencuri poin penting di laga tandang ini.
Rekor Pertemuan dan Prediksi Pertandingan
Secara historis, Como memiliki rekor yang cukup baik melawan Lecce. Dalam tiga pertemuan terakhir, Como selalu berhasil meraih kemenangan tanpa kebobolan, termasuk kemenangan telak 3-0 pada 27 Desember 2025. Mengingat performa dan posisi kedua tim saat ini, Como diunggulkan untuk meraih hasil positif. Prediksi menunjukkan Como memiliki peluang 45% untuk menang, sementara kemungkinan hasil imbang juga sebesar 45%. Peluang Lecce untuk meraih kemenangan tandang hanya sekitar 10%.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat, terutama dengan solidnya pertahanan Como. Hasil akhir akan sangat menentukan arah kedua tim di sisa musim Serie A 2025-2026.