Selhurst Park, markas Crystal Palace, menjadi saksi bisu pertarungan krusial di leg kedua babak play-off Liga Konferensi Eropa UEFA pada Kamis, 26 Februari 2026. Crystal Palace menjamu wakil Bosnia dan Herzegovina, HŠK Zrinjski Mostar, dalam laga penentuan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 di leg pertama yang berlangsung di kandang Zrinjski.
Bagi Crystal Palace, partisipasi di kompetisi Eropa musim 2025/2026 ini merupakan sebuah perjalanan yang penuh liku. Klub berjuluk The Eagles ini sejatinya meraih tiket ke Liga Europa setelah menjuarai Piala FA pada Mei 2025, mengalahkan Manchester City 1-0 di final. Namun, impian mereka untuk berlaga di Liga Europa harus pupus. UEFA mendemosi Palace ke Liga Konferensi Eropa karena melanggar aturan kepemilikan multi-klub, mengingat pemilik saham utama mereka, John Textor, juga memiliki saham di Olympique Lyonnais yang juga lolos ke Liga Europa. Lyon, dengan peringkat liga domestik yang lebih tinggi, berhak mempertahankan tempatnya di Liga Europa. Sebelum menghadapi Zrinjski, Palace berhasil melaju ke fase grup Liga Konferensi Eropa setelah menyingkirkan klub Norwegia, Fredrikstad, dengan agregat 1-0 di babak kualifikasi play-off. Gol tunggal Jean-Philippe Mateta kala itu menjadi gol Eropa pertama dalam sejarah klub.
Sementara itu, HŠK Zrinjski Mostar datang dengan sejarah Eropa yang membanggakan. Mereka mencatatkan sejarah sebagai klub Bosnia pertama yang mencapai fase grup kompetisi klub Eropa, yakni Liga Konferensi Eropa pada musim 2023/2024. Pada musim tersebut, Zrinjski finis di posisi keempat Grup E setelah sebelumnya tersingkir di kualifikasi Liga Champions dan Liga Europa. Tim asal Mostar ini dilatih oleh Igor Štimac, mantan pemain yang memiliki kenangan bermain di Inggris bersama Derby County dan West Ham United, termasuk saat Derby meraih promosi di Selhurst Park pada tahun 1996.
Leg pertama yang berlangsung di Bosnia dan Herzegovina berakhir dengan skor 1-1. Ismaïla Sarr mencetak gol penting bagi Crystal Palace, sementara Adam Wharton sempat mengancam gawang Zrinjski dengan tendangan yang membentur mistar gawang. Hasil ini membuat leg kedua di Selhurst Park menjadi sangat menentukan, dengan kedua tim memiliki peluang yang sama untuk melaju.
Menjelang laga penentuan ini, Crystal Palace berada di bawah tekanan. Manajer Oliver Glasner, yang baru ditunjuk pada Februari 2024, telah mengumumkan akan meninggalkan klub pada akhir musim karena ketidakpuasan terhadap dukungan di bursa transfer. Meskipun Palace baru-baru ini meraih kemenangan 1-0 atas Wolves di Liga Primer pada Februari 2026, mereka juga menelan kekalahan memalukan dari tim divisi enam Macclesfield di putaran ketiga Piala FA pada 10 Januari 2026, padahal berstatus juara bertahan. Di sisi lain, Zrinjski Mostar juga mencatatkan hasil imbang 1-1 di liga domestik mereka melawan NK Siroki Brijeg pada Februari 2026, dan saat ini menduduki posisi kedua di liga, terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Borac.
Dengan Selhurst Park yang dikenal dengan atmosfernya yang intimidatif, Crystal Palace berharap dukungan penuh dari para penggemar dapat mendorong mereka meraih kemenangan dan mengamankan tempat di babak selanjutnya Liga Konferensi Eropa. Pertandingan ini, yang dilangsungkan pada 26 Februari 2026, akan menjadi penentu perjalanan Eropa salah satu dari kedua tim. Informasi mengenai hasil akhir pertandingan tersebut akan segera menyusul.