Crystal Palace berhasil mengamankan tempat di babak 16 besar UEFA Conference League setelah menaklukkan wakil Bosnia-Herzegovina, Zrinjski Mostar, dengan skor 2-0 (agregat 3-1) dalam leg kedua babak play-off. Pertandingan krusial ini berlangsung di Selhurst Park, London, pada Kamis malam, 26 Februari 2026 waktu setempat. Kemenangan ini juga menjadi momen spesial bagi sang kapten, Dean Henderson, yang mencatatkan penampilan ke-100 bersama The Eagles dengan torehan clean sheet.
Setelah bermain imbang 1-1 pada leg pertama di kandang Zrinjski sepekan sebelumnya, Crystal Palace tampil dominan di hadapan pendukungnya sendiri. Namun, mereka sempat kesulitan membongkar pertahanan rapat tim tamu yang tampil disiplin. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-36 ketika bek tengah Maxence Lacroix berhasil menyundul bola masuk ke gawang Zrinjski. Gol pembuka ini tercipta berkat eksekusi tendangan bebas terukur dari Adam Wharton.
Meskipun unggul satu gol, ketegangan sempat menyelimuti Selhurst Park hingga menjelang akhir pertandingan. Zrinjski, di bawah asuhan pelatih Igor Štimac, menunjukkan pertahanan yang kokoh dan sesekali mencoba melancarkan serangan balik. Namun, Crystal Palace berhasil mengunci kemenangan dan memastikan langkah mereka ke babak selanjutnya melalui gol Evann Guessand di masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-90+3. Penyerang pinjaman tersebut menyarangkan bola ke sudut jauh gawang setelah menerima umpan dari Brennan Johnson.
Penampilan Dean Henderson menjadi salah satu sorotan utama. Kiper berusia 28 tahun itu memang tidak terlalu sibuk sepanjang pertandingan, namun ia menunjukkan performa solid dan kepemimpinan yang kuat sebagai kapten. Henderson sebelumnya juga menjadi pahlawan dengan menggagalkan tendangan penalti dalam kemenangan liga Palace atas Wolves.
Usai pertandingan, Henderson mengungkapkan rasa syukurnya kepada TNT Sports. “Tentunya, para pemain melakukan tugasnya,” ujarnya. “Mereka fantastis, dan saya tahu kami akan mendapatkan reaksi yang baik.” Ia juga menambahkan, “Seperti yang dikatakan manajer, ini tiga clean sheet dalam enam pertandingan. Dan kami harus kembali ke sana.” Henderson juga menyoroti tantangan menghadapi tim yang bermain bertahan. “Sulit untuk membongkar blok-blok rendah ini,” katanya.
Meskipun demikian, Henderson menegaskan ambisi timnya untuk terus melaju di kompetisi Eropa. “Kami haus akan lebih banyak lagi,” tambahnya. “Tapi saya pikir itu klise untuk mengatakan bahwa pertandingan berikutnya yang terpenting. Tapi ini adalah pertandingan berikutnya dalam kompetisi ini. Kami tidak bisa terburu-buru. Anda tidak berbicara tentang kemenangan tiga bulan ke depan.” Ia juga mengakui kualitas lawan di kompetisi ini. “Tentunya, ada beberapa tim bagus di kompetisi ini. Dan seperti yang terlihat malam ini, sulit untuk membongkar blok-blok rendah ini. Saya pikir kami bisa lebih baik dalam hal itu, dan saya pikir kami hanya perlu menunjukkan peningkatan menjelang pertandingan berikutnya.”
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi pelatih Oliver Glasner, yang sebelumnya berada di bawah tekanan menyusul performa kurang memuaskan di Premier League dan tersingkirnya tim dari Piala FA. Bagi Crystal Palace, ini adalah pengalaman perdana mereka di fase gugur kompetisi Eropa utama.
Dengan hasil ini, Crystal Palace akan menghadapi AEK Larnaca dari Siprus di babak 16 besar. Undian untuk babak ini telah dilakukan pada Jumat, 27 Februari 2026. Leg pertama babak 16 besar dijadwalkan akan dimainkan di kandang Crystal Palace pada Kamis, 12 Maret 2026, sementara leg kedua akan berlangsung di kandang AEK Larnaca pada Kamis, 19 Maret 2026.