Crystal Palace vs Zrinjski Mostar: Duel Penentuan di Selhurst Park

Author Image

Hodak

27 Februari 2026

, markas , menjadi saksi bisu duel krusial antara The Eagles dan HŠK dalam leg kedua babak play-off 2025/2026 yang berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026. Pertandingan ini menjadi penentu siapa yang berhak melaju ke babak 16 besar setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama di Bosnia dan Herzegovina.

Crystal Palace, yang menjalani musim ke-120 dalam sejarah klub dan musim ke-13 berturut-turut di Premier League, memasuki laga ini dengan tekanan besar. Meskipun sempat mengawali musim dengan meraih Community Shield setelah mengalahkan Liverpool melalui adu penalti, performa mereka di liga domestik cenderung tidak stabil. Sejak pertengahan Desember, Palace hanya mencatatkan dua kemenangan dari 16 pertandingan di semua kompetisi, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Wolverhampton Wanderers di liga akhir pekan lalu.

Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, menghadapi sorotan tajam dari para penggemar menyusul hasil imbang di leg pertama dan performa tim yang kurang meyakinkan. Namun, ia menegaskan rasa hormatnya terhadap lawan. “Kami menunjukkan di leg pertama bahwa kami memiliki peluang bagus untuk menang, dan kami yakin kami akan menciptakan peluang di London,” ujar Glasner. “Mereka menunjukkan bahwa mereka sulit untuk dilawan, sangat terorganisir dengan baik. Mereka sangat agresif dalam formasi mereka, dan selalu siap untuk melakukan transisi yang baik. Ini akan menjadi tantangan dan ujian yang bagus.”

Di sisi lain, HŠK Zrinjski Mostar datang ke London sebagai tim kuda hitam dengan rekor tandang yang kurang mengesankan di Liga Konferensi Eropa, di mana mereka kalah dalam enam pertandingan tandang tanpa mencetak gol. Meskipun demikian, pelatih Zrinjski, Igor Štimac, tetap optimis. “Kami menunjukkan di leg pertama bahwa kami memiliki peluang bagus untuk menang, dan kami yakin kami akan menciptakan peluang di London,” kata Štimac. “Kami membuat mereka frustrasi di Mostar, meskipun Palace menurunkan tim terkuat mereka, jadi kami akan melakukan yang terbaik; kami punya rencana.”

Dalam pertandingan krusial ini, Crystal Palace harus menghadapi absennya beberapa pemain kunci akibat cedera, termasuk Jean-Philippe Mateta, Cheick Oumar Doucouré, Jefferson Lerma, dan Edward Nketiah. Namun, Maxence Lacroix, yang sempat diragukan karena cedera pangkal paha di leg pertama, dinyatakan fit untuk tampil. Evann Guessand, pahlawan kemenangan Palace atas Wolves, mendapatkan tempat di starting XI. Kapten tim, Dean Henderson, juga mencatatkan penampilan ke-100 untuk Crystal Palace di semua kompetisi.

Susunan pemain awal Crystal Palace untuk laga ini adalah Dean Henderson di bawah mistar gawang; Chris Richards, Maxence Lacroix, dan Jaydee Canvot di lini belakang; Daniel Muñoz, Adam Wharton, Daichi Kamada, dan Tyrick Mitchell di lini tengah; serta Ismaila Sarr, Jorgen Strand Larsen, dan Evann Guessand di lini serang. Sementara itu, Zrinjski Mostar menurunkan Goran Karačić sebagai penjaga gawang; Marko Vranjkovic, Hrvoje Barisic, Duje Dujmovic, dan Petar Mamic di pertahanan; Neven Djurasek, Igor Savic, Karlo Abramovic, Antonio Ivancic, dan Leo Mikic di tengah; serta Mario Cuze sebagai penyerang tunggal.

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Luis Godinho dari Portugal ini menjadi sangat penting bagi kedua tim. Pemenang dari duel ini akan melangkah ke babak 16 besar Liga Konferensi Eropa dan berpotensi menghadapi Mainz atau AEK Larnaca.