David Almansa Juara Dramatis GP Thailand Moto3, Veda Pratama Debut Gemilang

Buriram, Thailand – berhasil mengukir sejarah dengan memenangkan Grand Prix Thailand Moto3 2026, seri pembuka musim ini, dalam sebuah balapan yang sangat dramatis di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, pada Minggu (1/3/2026). Pembalap Liqui Moly Dynavolt Intact GP ini mengalahkan rekan senegaranya, , dengan selisih waktu yang sangat tipis, hanya 0,003 detik, menjadikannya finis Moto3 terdekat sejak Grand Prix Australia 2013.

Almansa, yang memulai balapan dari posisi terdepan setelah memecahkan rekor lap sirkuit dengan catatan waktu 1:40.088 pada sesi kualifikasi, menunjukkan performa dominan sejak awal. Ia memimpin sebagian besar jalannya balapan, namun Quiles dari CFMoto Gaviota Aspar Team, yang memulai dari posisi keempat, dengan cepat naik ke posisi kedua dan terus memberikan tekanan.

Duel Sengit hingga Tikungan Terakhir

Paruh pertama balapan memperlihatkan kedua pembalap Spanyol ini berada di depan rombongan besar. Namun, di paruh kedua, Almansa dan Quiles menunjukkan kecepatan superior yang membuat mereka terpisah dari grup pengejar. Quiles sempat mengambil alih pimpinan balapan pada lap ke-11, mencoba untuk membuat jarak. Namun, kesalahan di tikungan pertama membuatnya melebar dan memungkinkan Almansa kembali memimpin.

Pertarungan memuncak di lap-lap terakhir. Quiles berhasil menempel ketat Almansa di lap kedua terakhir, namun kembali melebar di tikungan terakhir, kehilangan sekitar setengah detik. Meski demikian, pembalap Aspar itu mampu mengejar ketertinggalan di lap terakhir dan melancarkan serangan di tikungan terakhir. Almansa menutup jalur dalam, tetapi Quiles tetap masuk dan mengambil alih pimpinan di apex. Namun, Almansa membawa momentum yang lebih baik saat keluar tikungan, dan akhirnya berhasil mengungguli Quiles tepat di garis finis.

Veda Pratama Tampil Memukau di Debutnya

Di belakang duo terdepan, pertarungan untuk posisi ketiga juga tak kalah seru. Valentin Perrone dari Red Bull KTM Tech3 berhasil mengamankan podium ketiga, terpaut sembilan detik dari para pemimpin. Ia memenangkan duel ketat melawan Alvaro Carpe, , dan Adrian Fernandez, yang masing-masing finis di posisi keempat, kelima, dan keenam.

Sorotan khusus tertuju pada pembalap muda Indonesia, Veda Pratama, yang tampil sangat impresif dalam debutnya di Moto3. Pembalap Honda Team Asia ini berhasil menembus lima besar, sebuah pencapaian luar biasa untuk balapan pertamanya di Kejuaraan Dunia. Pratama menunjukkan kegigihan dengan menutup celah ke empat pembalap terdepan dan bergabung dalam perebutan podium sejak lap keenam. Meskipun tidak berhasil meraih podium, finis kelima ini membuktikan potensinya sebagai salah satu pembalap yang patut diperhitungkan.

Melengkapi posisi sepuluh besar adalah Brian Uriarte (ketujuh), Marco Morelli (kedelapan), Joel Esteban (kesembilan), dan David Munoz (kesepuluh). Balapan ini juga diwarnai beberapa insiden kecil, termasuk jatuhnya Ryusei Yamanaka dan Guido Pini, meskipun keduanya mampu melanjutkan balapan. Sementara itu, pembalap Malaysia Muhammad Hakim Danish Ramli menyelesaikan balapan di posisi ke-18.