Davide Nicola, juru taktik yang dijuluki ‘Houdini’ Serie A berkat rekam jejaknya menyelamatkan sejumlah klub dari jurang degradasi, kini kembali menghadapi tantangan berat. Per 1 Maret 2026, Nicola memimpin Cremonese dalam perjuangan sengit menghindari degradasi dari kasta tertinggi Liga Italia.
Tim berjuluk Grigiorossi tersebut tengah berada dalam periode sulit dan sepenuhnya terlibat dalam pertempuran untuk bertahan di Serie A. Dengan 24 poin dari 26 pertandingan, Cremonese menempati posisi ke-17 di klasemen Serie A per 28 Februari 2026. Misi penyelamatan ini akan diuji dalam laga krusial melawan raksasa AC Milan pada Minggu, 1 Maret 2026, di Stadion Giovanni Zini.
Filosofi ‘Proses’ di Tengah Tekanan
Nicola dikenal dengan filosofi kepelatihannya yang menekankan pada “proses dan perjalanan” daripada sekadar hasil pertandingan tunggal. Ia percaya bahwa emosi dapat dilatih layaknya fisik, dan para pemain harus memiliki tujuan yang jelas di benak mereka, bekerja keras setiap hari untuk mencapainya. Dalam konferensi pers, Nicola sempat mendesak para pemainnya untuk “lebih berani dan bermain tanpa terlalu banyak berpikir.”
Setelah berhasil menyelamatkan Empoli pada tahun 2024, Nicola mengungkapkan perasaannya. “Ini adalah yang paling membahagiakan bagi saya – lebih untuk orang lain daripada untuk diri saya sendiri,” ujarnya. Ia juga memuji Empoli sebagai “contoh yang patut dipelajari” karena memiliki struktur klub besar namun tetap rendah hati. Baginya, “hanya melalui pengorbanan kita dapat mencapai tujuan kita.”
Rekam Jejak ‘Penyelamat’ yang Gemilang
Reputasi Nicola sebagai ‘penyelamat’ tidak datang tanpa alasan. Ia telah berulang kali melakukan ‘pelarian hebat’ dari zona degradasi bersama berbagai klub Serie A. Di antaranya adalah Crotone pada tahun 2017, Genoa pada 2020, Torino pada 2021, Salernitana pada 2022, dan yang terbaru Empoli pada 2024. Kemampuannya untuk membalikkan keadaan tim yang terpuruk telah menjadikannya sosok yang sangat dihormati dalam sepak bola Italia.
Persiapan Cremonese Menjelang Laga Krusial
Cremonese terus berupaya keras di bawah arahan Nicola. Pada 23 November 2025, mereka menelan kekalahan 3-1 dari AS Roma, namun Nicola melihat aspek positif dan menyerukan peningkatan dari timnya. Menjelang pertandingan melawan AC Milan, tim telah menjalani sesi latihan intensif pada 27 Februari 2026, meliputi sesi video, aktivasi fisik, rondo, kerja taktis, dan latihan set-piece. Menariknya, hingga putaran liga terakhir, Cremonese adalah satu-satunya tim yang mampu mengalahkan AC Milan di kompetisi tersebut.
Dengan rekam jejaknya yang luar biasa dan keyakinan teguh pada proses, Davide Nicola akan berusaha sekali lagi untuk membuktikan bahwa ‘keselamatan’ di Serie A bukanlah hal yang mustahil bagi Cremonese.