Tekanan besar menyelimuti kubu Semen Padang FC menjelang pertandingan krusial di ajang Super League 2025/2026. Tim berjuluk Kabau Sirah akan menjamu PSIM Yogyakarta pada Rabu, 4 Maret 2026, pukul 20:30 WIB, di Stadion H. Agus Salim, Padang. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan penentu nasib bagi pelatih Semen Padang, Dejan Antonic.
Semen Padang saat ini terdampar di zona degradasi, menempati peringkat ke-17 klasemen Super League dengan koleksi 16 poin dari 23 pertandingan yang telah dilakoni. Situasi ini diperparah dengan kekalahan telak 0-4 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan sebelumnya. Penasihat Semen Padang, Andre Rosiade, secara tegas menyatakan bahwa posisi Dejan Antonic akan dievaluasi jika timnya gagal meraih kemenangan atas PSIM. “Kalau ndak menang (lawan PSIM), berarti ganti pelatih,” ujar Andre Rosiade.
Dejan Antonic sendiri baru ditunjuk sebagai pelatih kepala Semen Padang pada 10 Oktober 2025, menggantikan Eduardo Almeida, dengan harapan mampu mengangkat performa tim dari keterpurukan. Namun, dari 15 laga di bawah asuhannya, Semen Padang hanya mampu mencatatkan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan sembilan kekalahan, yang berarti hanya meraih 12 poin.
Tantangan Ramadan dan Jadwal Padat
Di sisi lain, PSIM Yogyakarta datang dengan kepercayaan diri setelah berhasil kembali ke jalur kemenangan. Laskar Mataram baru saja menundukkan PSBS Biak dengan skor 4-2 dalam laga tandang pekan ke-23 Super League 2025/2026. Hasil tersebut membawa PSIM menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan 36 poin.
Meskipun meraih kemenangan, pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel, masih menyoroti beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Selain itu, tantangan lain yang dihadapi kedua tim adalah jadwal kompetisi yang padat di tengah bulan suci Ramadan 2026. Ramadan tahun ini dimulai pada 19 Februari 2026 dan diperkirakan akan berakhir pada 19 atau 20 Maret 2026.
Super League 2025/2026 bergulir tanpa henti selama Ramadan, mencakup empat gameweek (pekan ke-22 hingga ke-25) dengan total 37 pertandingan. Untuk mengakomodasi pemain yang berpuasa, seluruh pertandingan selama Ramadan dijadwalkan pada malam hari, umumnya pukul 20:30 WIB. Bahkan, ada momen di mana pertandingan dari dua gameweek berbeda dimainkan secara bersamaan.
Jean-Paul van Gastel mengakui dampak signifikan Ramadan terhadap kondisi fisik pemain. “Saya memang tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi bayangkan jika Anda berpuasa, sementara Anda harus tetap bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi. Bagi seorang atlet, sangat sulit untuk bisa tampil maksimal dalam kondisi seperti itu,” ungkap pelatih asal Belanda tersebut.
PSIM Yogyakarta sendiri merupakan juara Liga 2 musim 2024/2025 dan berhasil promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, untuk musim 2025/2026. Sementara Semen Padang juga merupakan tim promosi yang berhasil bertahan di Liga 1 pada musim sebelumnya. Pertemuan kedua tim ini dipastikan akan menyajikan laga yang sengit, terutama dengan taruhan besar bagi masa depan pelatih Semen Padang.