Demi Tiket Piala Dunia 2026: Ukraina Berbekal Tren Positif, Swedia Berjuang Bangkit

Pertarungan sengit memperebutkan satu tiket menuju akan tersaji di Estadi Ciutat de Valencia, Spanyol, saat Tim Nasional menghadapi dalam semifinal playoff Jalur B. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat dini hari, 27 Maret 2026, pukul 02.45 WIB, dan diprediksi akan menjadi duel yang penuh drama mengingat format gugur satu leg yang diterapkan.

Ukraina, yang tidak dapat bermain di kandang sendiri akibat konflik yang berkepanjangan, akan menjadikan Valencia sebagai ‘markas sementara’ mereka. Tim asuhan datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menunjukkan performa impresif di babak kualifikasi, finis di posisi kedua grup mereka. Mereka menutup fase kualifikasi dengan gemilang, meraih tiga kemenangan dalam empat pertandingan terakhir, termasuk kemenangan 2-0 atas Islandia. Karakter permainan menyerang yang agresif menjadi ciri khas Ukraina, terbukti dengan catatan 10 gol dalam enam laga terakhir mereka, dengan rata-rata 3,5 gol per pertandingan.

Namun, Rebrov harus memutar otak untuk mengatasi absennya beberapa pilar penting. Ruslan Malinovskyi dan Yukhym Konoplia harus menepi karena skorsing, sementara Artem Dovbyk dan Oleksandr Zinchenko absen akibat cedera. Meski demikian, bek Ilya Zabarnyi menegaskan kesiapan tim. Menanggapi potensi duel dengan penyerang Swedia, Viktor Gyökeres, Zabarnyi menyatakan, “Dia pemain top, tapi bagi saya sebagai bek, tidak masalah siapa lawan saya. Tugas saya adalah melakukan yang terbaik dan memberikan semua yang saya miliki.”

Di kubu Swedia, era baru di bawah pelatih Graham Potter belum berjalan mulus. Potter ditunjuk setelah Federasi Sepak Bola Swedia (SvFF) memecat Jon Dahl Tomasson menyusul serangkaian hasil buruk di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Swedia secara mengejutkan lolos ke playoff melalui jalur UEFA Nations League, meskipun tanpa meraih satu pun kemenangan di babak kualifikasi utama, dengan catatan empat kekalahan dan satu hasil imbang. Performa lini pertahanan Swedia menjadi sorotan, dengan 12 gol bersarang di gawang mereka dalam enam pertandingan terakhir.

Graham Potter mengakui tantangan yang dihadapi timnya. Mengenai kondisi skuad, ia menyatakan, “Kami mungkin perlu menunggu dan melihat dengan Williot [Swedberg] dan [Gustav] Lundgren. Kami akan membuat keputusan besok. Ini sekarang masalah apakah dia [Lundgren] sudah cukup berlatih dan akan bisa bermain.” Sementara itu, bek veteran Victor Lindelöf melihat playoff ini sebagai kesempatan terakhirnya untuk tampil di Piala Dunia. “Piala Dunia ini benar-benar kesempatan terakhir saya, jika saya masih di tim nasional dalam empat tahun, itu mungkin tidak baik untuk sepak bola Swedia,” ujarnya.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Ukraina (UAF), Andrii Shevchenko, menekankan betapa pentingnya kualifikasi ini bagi negaranya. “Ini sangat penting. Dunia mulai melupakan perang kami. Konflik terjadi di mana-mana. Bagi para pemain kami, Piala Dunia adalah panggung profesional terpenting, dan bagi negara kami, ini penting untuk mengingatkan dunia bahwa kami ada,” kata Shevchenko.

Pertandingan semifinal playoff ini akan dipimpin oleh wasit João Pinheiro dari Portugal. Pemenang dari laga ini akan melaju ke final playoff untuk menghadapi pemenang antara Polandia atau Albania, memperebutkan satu dari empat tiket tersisa dari zona Eropa ke putaran final Piala Dunia 2026.