Dortmund, Jerman – Atmosfer Signal Iduna Park dipastikan membara pada Sabtu, 28 Februari 2026, saat Borussia Dortmund menjamu rival abadi mereka, Bayern Munchen, dalam laga bertajuk Der Klassiker. Pertandingan pekan ke-24 Bundesliga musim 2025/2026 ini dijadwalkan akan dimulai pukul 17.30 UTC, atau Minggu, 1 Maret 2026 pukul 00.30 WIB, dan berpotensi menjadi penentu arah perburuan gelar juara Liga Jerman.
Bayern Munchen datang ke markas Dortmund dengan kepercayaan diri tinggi, memimpin klasemen Bundesliga dengan keunggulan delapan poin atas Die Borussen. Pasukan asuhan Vincent Kompany ini menunjukkan performa impresif dengan empat kemenangan beruntun di liga. Mereka juga tercatat sebagai tim tandang terbaik di divisi ini, belum terkalahkan dalam 20 laga tandang terakhir di liga, meraih 15 kemenangan dan 5 hasil imbang. Produktivitas gol Bayern Munchen musim ini sangat mencengangkan, dengan total 85 gol yang telah dicetak, berpotensi memecahkan rekor gol terbanyak Bundesliga.
Namun, lini belakang Bayern sempat menunjukkan kerentanan, kebobolan 10 gol dalam delapan pertandingan liga terakhir. Di sisi lain, Borussia Dortmund, di bawah arahan pelatih Niko Kovac yang ditunjuk pada Januari 2025, memiliki misi berat untuk memangkas jarak. Mereka baru saja mengalami kekecewaan besar setelah tersingkir dari Liga Champions usai kalah 1-4 dari Atalanta. Kekalahan tersebut menyoroti rapuhnya pertahanan Dortmund yang kebobolan enam gol dalam dua laga terakhir, lebih banyak dari enam pertandingan sebelumnya.
Meskipun demikian, performa domestik Dortmund tetap stabil. Mereka tidak terkalahkan dalam 16 laga Bundesliga terakhir, mencatatkan 11 kemenangan dan 5 hasil imbang, menjadikannya rekor tak terkalahkan terpanjang di lima liga top Eropa saat ini. Rekor kandang mereka di Signal Iduna Park juga sangat impresif, hanya kebobolan delapan gol dan mencetak minimal dua gol dalam delapan dari sembilan laga kandang terakhir. Dortmund juga selalu mencetak gol dalam 23 pertandingan liga musim ini.
Niko Kovac, pelatih Dortmund, sebelumnya sempat mengakui superioritas Bayern. Pada Oktober 2025, ia menyatakan bahwa proyek yang sedang dibangun di Dortmund masih tertinggal satu tahun dari Bayern. “Kami adalah klub besar, itu harus dikatakan. Tapi Bayern adalah pemegang rekor juara,” ujar Niko Kovac. “Mereka sejauh ini adalah tim dengan gelar terbanyak. Mereka punya pemain-pemain kelas atas yang sangat mahal.”
Dalam pertemuan terakhir Der Klassiker pada Oktober 2025, Bayern berhasil unggul 2-1. Secara historis, Der Klassiker adalah pertandingan yang paling sering dimainkan dalam sejarah sepak bola profesional Jerman, dengan Bayern tidak terkalahkan dalam tujuh laga tandang terakhir di Dortmund.
Pertandingan ini juga akan menjadi panggung bagi duel individu para pemain kunci. Di kubu Bayern, Harry Kane akan memimpin lini serang, didukung oleh Michael Olise, Jamal Musiala, dan Luis Diaz. Musiala sendiri memiliki kisah menarik, di mana ia nyaris bergabung dengan Dortmund namun klub memilih Jude Bellingham pada tahun 2020. Sementara itu, Dortmund akan mengandalkan ketajaman Serhou Guirassy, yang telah mencetak 16 gol di semua kompetisi musim ini, dengan 11 di antaranya dicetak di kandang. Karim Adeyemi dan Julian Brandt juga akan menjadi ancaman. Di lini belakang, Bayern kemungkinan akan kehilangan Alphonso Davies yang cedera, dengan Josip Stanisic diproyeksikan mengisi posisi bek kiri.
Wasit Sven Jablonski akan memimpin jalannya pertandingan yang sangat dinanti ini. Bagi Dortmund, ini adalah kesempatan terakhir untuk memberikan tekanan signifikan dalam perburuan gelar, sementara Bayern berambisi untuk semakin mengukuhkan dominasi mereka di puncak Bundesliga.