Derbi Banten Memanas: Persita Tantang Dewa United di Indomilk Arena

Author Image

Irfan

26 Februari 2026

persita tangerang, dewa united, bri super league, indomilk arena, derbi banten

Tangerang akan menjadi saksi bisu pertarungan sengit antara dua tim kebanggaan Banten, dan FC, dalam lanjutan pekan ke-23 2025/2026. Laga bertajuk Derbi Banten ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 20.30 WIB di . Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga adu gengsi dan momentum krusial bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen.

Persita Berambisi Putus Tren Negatif di Kandang Sendiri

Menjelang duel ini, Persita Tangerang berada di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 35 poin dari 22 pertandingan. Namun, performa Pendekar Cisadane sedang tidak stabil, dengan menelan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir. Kekalahan tipis 0-1 dari Persib Bandung pada 22 Februari 2026 menjadi catatan minor terbaru yang ingin segera diakhiri.

Pelatih Persita, Carlos Pena, mengakui persiapan timnya sangat singkat mengingat jadwal padat dan periode Ramadan. Meski demikian, ia optimistis anak asuhnya siap dan termotivasi untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung sendiri. “Persiapan sangat pendek, di mana kita baru saja melawan Persib tiga hari yang lalu,” ujar Carlos Pena. “Kita hanya melakukan pemulihan dan memperlihatkan kepada para pemain bagaimana mereka (Dewa) bermain. Kami juga menjalani sesi latihan ringan karena ini adalah periode Ramadan dengan banyaknya pertandingan dalam dua minggu. Kami harus dalam keadaan siap untuk laga ini. Saya merasa pemain saya dalam keadaan siap dan sangat termotivasi.”

Pena menambahkan bahwa timnya sangat lapar akan kemenangan setelah kekalahan sebelumnya. “Iya, saya tidak tahu apakah marah, tapi termotivasi dan juga lapar tentu saja. Karena setelah kalah, kami ingin menang lagi. Kami ingin menang dan mendapatkan tiga poin di sini, terutama melawan Dewa akan menjadi laga yang penting bagi kita,” tegasnya.

Dewa United dalam Laju Positif dan Siap Jaga Dominasi

Di sisi lain, Dewa United FC datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim berjuluk Tangsel Warriors ini menempati posisi ke-10 dengan 30 poin dari 22 laga, dan sedang dalam laju positif setelah meraih dua kemenangan beruntun. Mereka berhasil menundukkan PSM Makassar 2-0 dan Borneo FC Samarinda 2-1 dalam dua pertandingan terakhir.

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, melihat pertandingan ini sebagai kesempatan penting untuk menjaga momentum positif dan meningkatkan mental pemain, terutama menjelang partisipasi mereka di AFC Challenge League pada Maret mendatang. “Kami tahu ini pertandingan sulit. Tapi kami harus siap untuk hasil terbaik. Ada dua laga penting sebelum AFC Challenge League yakni melawan Persita dan Bhayangkara FC. Ini penting untuk menaikkan mental para pemain,” kata Riekerink.

Rekor Pertemuan dan Adu Taktik

Secara head-to-head, Dewa United memiliki rekor yang lebih unggul atas Persita. Dalam delapan pertemuan terakhir di berbagai ajang, Dewa United memenangkan lima laga, sementara Persita hanya meraih tiga kemenangan. Bahkan, dalam enam pertemuan terakhir, Persita hanya mampu menang sekali dan menelan lima kekalahan. Pertemuan terakhir pada November 2025 juga dimenangkan Dewa United dengan skor tipis 1-0.

Dari segi taktik, Persita di bawah Carlos Pena cenderung mengusung formasi 4-2-3-1 dengan fokus pada build-up dari lini belakang dan kontrol tempo melalui lini tengah. Kunci permainan mereka terletak pada penguasaan bola dan kemampuan menjaga struktur pertahanan saat kehilangan bola. Pemain seperti Rayco Rodriguez dengan delapan assist-nya menjadi motor serangan, didukung oleh gelandang baru Ramon Bueno.

Sementara itu, Dewa United asuhan Jan Olde Riekerink lebih nyaman dengan pola 4-3-3 yang fleksibel, mengandalkan transisi cepat dan efisiensi dalam menciptakan peluang. Striker Alex Martins yang sedang on fire dengan 11 gol dan 4 assist, serta Vico Duarte yang berkontribusi satu gol dan dua assist di dua laga terakhir, menjadi ancaman utama. Kehadiran Ivar Jenner juga memberikan stabilitas di lini tengah, memungkinkan Ricky Kambuaya lebih fokus menyerang.

Pertandingan ini diprediksi akan berjalan ketat dengan tensi tinggi. Faktor kandang bisa menjadi pembeda bagi Persita, namun Dewa United akan berupaya keras mempertahankan dominasi mereka.