Derbi Banten Panas: Persita Tantang Dominasi Dewa United di Indomilk Arena

Author Image

Hodak

26 Februari 2026

Tangerang, Kamis (26/2/2026) – Pekan ke-23 2025/2026 akan menyajikan duel sengit bertajuk antara dan . Pertandingan yang diprediksi berlangsung panas ini dijadwalkan bergulir di Indomilk Arena, Tangerang, pada Kamis malam pukul 20.30 WIB. Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan juga adu gengsi dan harga diri bagi kedua tim yang sama-sama berbasis di Banten.

Menjelang pertandingan krusial ini, Persita Tangerang, yang dijuluki Pendekar Cisadane, menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan raihan 35 poin dari 22 pertandingan. Sementara itu, Dewa United FC, atau Banten Warriors, berada empat strip di bawahnya, yakni posisi kesepuluh, dengan mengumpulkan 30 poin dari jumlah laga yang sama. Selisih lima angka ini menjadikan pertandingan ini sangat penting untuk memangkas jarak dan memanaskan persaingan di papan tengah menuju lima besar.

Dominasi Dewa United dalam Rekor Pertemuan

Secara head-to-head, Dewa United menunjukkan dominasi yang cukup mencolok atas Persita. Dari delapan pertemuan terakhir di berbagai ajang, Dewa United berhasil memenangkan lima pertandingan, sementara Persita hanya meraih tiga kemenangan, tanpa ada hasil imbang. Bahkan, dalam enam pertemuan terakhir, Persita hanya mampu meraih satu kemenangan, berbanding lima kemenangan milik Dewa United.

Pendekar Cisadane tercatat belum pernah menundukkan Dewa United dalam empat pertemuan terakhir mereka. Pertemuan terakhir pada November 2025 berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Dewa United. Sebelumnya, Dewa United juga sempat mencatatkan kemenangan telak 3-0 dan 4-0 atas Persita, menunjukkan efektivitas serangan mereka dalam memanfaatkan transisi cepat dan penyelesaian akhir yang klinis.

Performa Terkini: Persita Terpuruk, Dewa United Sedang ‘On Fire’

Persita datang ke laga ini dengan performa yang kurang meyakinkan. Tim asuhan pelatih Carlos Pena ini menelan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir dan hanya mampu meraih satu kemenangan. Mereka bahkan gagal mencetak gol dalam beberapa kekalahan, termasuk saat takluk dari Persija Jakarta, Semen Padang, dan Persib Bandung. Kemenangan terakhir Persita adalah 2-1 atas PSBS Biak pada 16 Februari 2026, namun mereka kembali kalah 1-0 dari Persib pada 22 Februari 2026.

Berbanding terbalik, Dewa United justru sedang dalam performa terbaiknya. Tim yang diperkuat Ricky Kambuaya dan kawan-kawan ini selalu meraih kemenangan dalam dua pertandingan terakhir. Mereka berhasil menundukkan PSM Makassar dengan skor 2-0 dan Borneo FC Samarinda 2-1. Kestabilan performa ini juga terlihat dari kemenangan 2-0 atas Arema FC pada 26 Januari 2026 dan 2-0 atas PSM Makassar pada 14 Februari 2026.

Adu Taktik dan Pemain Kunci

Di bawah arahan Carlos Pena, Persita cenderung mengusung formasi 4-2-3-1 dengan penekanan pada build-up dari lini belakang dan kontrol tempo melalui dua gelandang jangkar. Kekuatan utama Persita terletak pada sektor sayap yang eksplosif dan kemampuan Rayco Rodriguez yang dominan dalam upaya serangan, dengan delapan assist yang telah ia ciptakan. Namun, masalah kerap muncul di half-space ketika full-back terlalu naik membantu serangan.

Sementara itu, Dewa United di bawah pelatih Jan Olde Riekerink mengandalkan transisi cepat dan penyelesaian akhir yang klinis. Duo Brasil, Alex Martins dan Vico Duarte, menjadi kunci penampilan apik Dewa United. Alex Martins telah mencetak 11 gol dan empat assist, menjadikannya pemain yang sedang ‘on fire’. Vico Duarte, pemain pinjaman dari Malut United, juga berkontribusi dengan satu gol dan dua assist. Kehadiran Ivar Jenner juga membawa dampak besar bagi Dewa United, memungkinkan Ricky Kambuaya lebih fokus menyerang dan memperkuat lini tengah. Soliditas pertahanan Dewa United juga terbantu dengan kehadiran Damion Lowe.

Faktor kandang bisa menjadi pembeda bagi Persita, yang relatif solid saat bermain di Indomilk Arena dengan tren positif musim ini. Namun, Dewa United juga memiliki motivasi tambahan karena akan berlaga di AFC Challenge League pada Maret 2026. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit dengan margin kesalahan yang minim.