Derbi London yang sarat gengsi akan tersaji di Emirates Stadium hari ini, Minggu, 1 Maret 2026, saat Arsenal menjamu rival sekota mereka, Chelsea, dalam laga pekan ke-28 Liga Primer Inggris. Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kedua tim memiliki ambisi besar di sisa musim ini.
Arsenal, yang saat ini memuncaki klasemen Liga Primer dengan 61 poin dari 28 pertandingan, berada di bawah tekanan setelah Manchester City berhasil memangkas jarak menjadi hanya dua poin usai kemenangan atas Leeds United. Kemenangan menjadi harga mati bagi The Gunners untuk mempertahankan posisi teratas dan menjaga asa juara.
Di sisi lain, Chelsea datang dengan misi berat untuk menembus zona Liga Champions. The Blues saat ini menempati posisi kelima dengan 45 poin dari 27 laga, bersaing ketat dengan Manchester United (posisi keempat dengan 48 poin) dan Liverpool (posisi keenam dengan 48 poin, kalah selisih gol). Tambahan tiga poin dari markas Arsenal akan sangat krusial dalam perburuan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Dominasi Arsenal dalam Pertemuan Terakhir
Secara historis, Arsenal memiliki rekor yang lebih baik dalam rivalitas ini, dengan 86 kemenangan berbanding 66 milik Chelsea dari total 214 pertemuan di semua kompetisi hingga 3 Februari 2026. Dalam 48 pertemuan terakhir, Arsenal unggul tipis dengan 19 kemenangan, sementara Chelsea meraih 17 kemenangan, dan 12 laga berakhir imbang.
Tren positif juga menyertai Arsenal dalam beberapa pertemuan terakhir. The Gunners tidak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir melawan Chelsea di semua kompetisi, meraih tujuh kemenangan dan tiga hasil imbang. Bahkan, mereka mencatatkan delapan pertandingan tak terkalahkan di Liga Primer melawan Chelsea, rekor terpanjang sejak periode 1995 hingga 2005. Kemenangan tunggal Chelsea atas Arsenal dalam 15 laga terakhir di liga dan piala terjadi pada Agustus 2021 di Emirates Stadium dengan skor 2-0.
Musim ini, kedua tim sudah bertemu tiga kali. Pada pertemuan Liga Primer sebelumnya di Stamford Bridge pada 30 November 2025, laga berakhir imbang 1-1 dengan gol dari Trevoh Chalobah dan Mikel Merino. Arsenal juga berhasil menyingkirkan Chelsea di semifinal Piala Liga, memenangkan leg pertama 3-2 pada 14 Januari 2026 dan leg kedua 1-0 pada 3 Februari 2026, untuk melaju ke final dengan agregat 4-2.
Kondisi Tim dan Komentar Pelatih
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menyadari pentingnya laga ini. Dalam konferensi pers pra-pertandingan, ia menyatakan, “Kami tahu pentingnya pertandingan ini. Kami tahu tim yang akan kami hadapi. Dan kami hanya perlu mempersiapkan diri dengan cara terbaik untuk meraih hak memenangkannya.” Arteta juga menyoroti rekor impresif timnya melawan Chelsea baru-baru ini.
Arsenal kemungkinan akan diperkuat kembali oleh Bukayo Saka yang diperkirakan pulih dari cedera pada akhir Februari. Kai Havertz juga “sangat dekat” dengan kebugaran penuh setelah operasi lutut dan berpotensi tampil. Namun, Mikel Merino dipastikan absen hingga akhir musim karena cedera serius yang dideritanya awal 2026.
Di kubu Chelsea, pelatih Mauricio Pochettino menghadapi tantangan konsistensi timnya. Mengingat kekalahan telak 5-0 dari Arsenal pada April 2024, Pochettino pernah mengkritik, “Ketika kami mengalami hari yang buruk, kami sangat buruk.” Ia menekankan perlunya tim untuk bersaing sejak awal.
Chelsea masih akan tanpa Marc Cucurella dan Estevão yang cedera hamstring hingga pertengahan Maret 2026, serta Levi Colwill yang absen hingga akhir April karena cedera ligamen krusiat. Romeo Lavia mungkin baru kembali dari cedera paha, sementara Cole Palmer, Enzo Fernandez, dan Moises Caicedo dilaporkan bermain dengan menahan rasa sakit akibat jadwal padat.
Melihat performa dan posisi di klasemen, Arsenal difavoritkan untuk memenangkan pertandingan ini dengan odds 1.64, sementara Chelsea memiliki odds 5.99 untuk meraih kemenangan, dan hasil imbang di angka 4.22. Pertandingan ini diprediksi akan “kaya gol dan banyak tendangan sudut.”