Derby London yang dinanti-nantikan akan tersaji di Emirates Stadium pada Minggu, 1 Maret 2026, pukul 16.30 GMT, saat pemuncak klasemen Premier League, Arsenal, menjamu rival sekota, Chelsea. Pertandingan ini krusial bagi kedua tim, dengan Arsenal berambisi mempertahankan posisi teratas, sementara Chelsea berjuang keras untuk meraih tiket kualifikasi Liga Champions.
Perebutan Puncak dan Zona Eropa
Arsenal memasuki laga ini sebagai pemimpin klasemen Premier League dengan mengumpulkan 61 poin dari 28 pertandingan. Posisi mereka sedikit terancam setelah Manchester City berhasil memangkas jarak menjadi hanya dua poin usai kemenangan atas Leeds United pada Sabtu sebelumnya.
Di sisi lain, Chelsea berada di peringkat keenam dengan 45 poin, meskipun mereka memiliki satu pertandingan tunda. Tim asuhan Liam Rosenior ini terpaut tiga poin dari Liverpool yang menempati posisi kelima, menjadikan setiap laga penting dalam perburuan zona Liga Champions.
Performa Terkini Kedua Tim
Performa Arsenal di liga domestik cukup impresif, dengan meraih kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur dalam laga terakhir mereka di liga. Meskipun sempat ditahan imbang 2-2 oleh Wolverhampton Wanderers, The Gunners menunjukkan konsistensi dengan memenangkan 64,29% pertandingan musim ini dan tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir mereka.
Sementara itu, Chelsea datang dengan catatan dua hasil imbang beruntun di liga, yakni 1-1 melawan Leeds United dan 0-0 kontra Burnley. Meski demikian, The Blues belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi. Chelsea juga memiliki rekor tandang terbaik kedua di liga musim ini dengan 22 poin dari 13 laga, hanya kalah dari Arsenal yang mengumpulkan 29 poin.
Dominasi Arsenal dalam Derby London
Secara historis, rivalitas antara Arsenal dan Chelsea telah berlangsung sejak tahun 1907. Dari total 214 pertemuan, Arsenal unggul dengan 87 kemenangan, berbanding 66 kemenangan milik Chelsea, dan 61 pertandingan berakhir imbang.
Dalam beberapa pertemuan terakhir, Arsenal menunjukkan dominasi yang signifikan. The Gunners tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan Premier League terakhir melawan Chelsea, dan bahkan dalam 10 pertandingan di semua kompetisi. Mereka juga mencatat lima kemenangan kandang beruntun melawan Chelsea di semua kompetisi, serta menjaga clean sheet dalam tiga laga kandang terakhir.
Musim 2025/2026 ini, kedua tim telah bertemu tiga kali sebelumnya. Arsenal berhasil menyingkirkan Chelsea di semifinal Piala Liga dengan agregat 4-2, setelah menang 3-2 di Stamford Bridge pada 14 Januari 2026 dan 1-0 di Emirates pada 3 Februari 2026. Di Premier League, pertemuan pertama pada 30 November 2025 berakhir imbang 1-1 di Stamford Bridge, di mana Chelsea bermain dengan 10 pemain untuk sebagian besar pertandingan.
Jika Chelsea kembali menelan kekalahan di Emirates, ini akan menjadi kali pertama Arsenal mengalahkan mereka tiga kali dalam satu musim sejak musim 2003-2004, tahun terakhir Arsenal menjuarai Premier League.
Kondisi Tim dan Komentar Pelatih
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, kemungkinan besar dapat menurunkan Bukayo Saka yang diharapkan pulih dari masalah pergelangan kaki. Kai Havertz juga berpeluang tampil melawan mantan klubnya, meskipun manajemen kebugaran hamstringnya tetap menjadi perhatian. Viktor Gyokeres menjadi andalan di lini serang Arsenal dengan 10 gol liga. Namun, Mikel Merino (cedera kaki) dan Ben White (masalah otot) diragukan tampil.
Di kubu Chelsea, manajer Liam Rosenior mengonfirmasi bahwa Reece James siap bermain. Namun, Marc Cucurella dan Estevao Willian akan absen. Rosenior juga memberikan pembaruan tentang pemulihan Levi Colwill, Dario Essugo, Jamie Gittens, dan Romeo Lavia.
Menjelang pertandingan, Rosenior menyatakan ambisinya untuk mengubah rekor buruk timnya melawan Arsenal. “Dalam hal memenangkan pertandingan [Piala Liga], ada ide yang jelas yang dijalankan para pemain dengan sangat baik,” ujar Rosenior. “Kami tidak mendapatkan hasil yang kami inginkan dan kami ingin itu berubah.”
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat kepentingan besar bagi kedua tim di sisa musim Premier League 2025/2026.