Derby Old Firm: Rangers vs Celtic, Pertaruhan Gengsi dan Perebutan Gelar Liga Skotlandia

Glasgow akan kembali memanas hari ini, Minggu, 1 Maret 2026, saat dua raksasa sepak bola Skotlandia, Rangers dan Celtic, saling berhadapan dalam edisi terbaru Derby Old Firm. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pukul 12.00 GMT di ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan gengsi, momentum, dan krusial dalam perburuan gelar Liga Primer Skotlandia yang kini melibatkan tiga tim.

Derby kali ini menjadi bagian dari ‘derby ganda’ yang intens, di mana kedua tim juga akan kembali bertemu di perempat final Piala Skotlandia akhir pekan depan, juga di Ibrox. Hal ini menambah dimensi tekanan bagi kedua kubu, mengingat hasil dari setiap pertemuan dapat berdampak signifikan pada mentalitas dan perjalanan mereka di dua kompetisi berbeda.

Persaingan Ketat di Puncak Klasemen

Situasi di puncak klasemen Liga Primer Skotlandia saat ini sangat ketat. Heart of Midlothian secara mengejutkan memimpin dengan 61-63 poin dari 29 pertandingan. Rangers membuntuti di posisi kedua dengan 56 poin dari 28 pertandingan, sementara Celtic berada di urutan ketiga dengan 54 poin dari 27 pertandingan. Kemenangan Hearts atas Aberdeen kemarin berpotensi memperlebar jarak menjadi tujuh poin sebelum laga Old Firm dimulai, menempatkan tekanan lebih besar pada Rangers dan Celtic untuk tidak kehilangan poin.

Rangers memasuki pertandingan ini dengan catatan domestik yang mengesankan, tak terkalahkan sejak akhir tahun lalu, termasuk kemenangan 4-2 atas Hearts awal Februari. Namun, mereka ditahan imbang 2-2 oleh Livingston pekan lalu. Di sisi lain, Celtic datang dengan kondisi yang kurang ideal setelah tersingkir dari Liga Europa, meskipun meraih kemenangan 1-0 di kandang Stuttgart pada Kamis lalu, yang tidak cukup membalikkan kekalahan telak 4-1 di leg pertama. Di liga domestik, Celtic juga menelan kekalahan 2-1 dari Hibernian pekan lalu.

Perang Kata Antar Manajer

Ketegangan jelang derby juga terlihat dari perang kata antara kedua manajer. Martin O’Neill, yang kini menjalani periode kedua sebagai manajer interim Celtic setelah Wilfried Nancy, mengungkapkan kekesalannya terhadap komentar manajer Rangers, Danny Rohl, mengenai pemilihan pemainnya. “Jadi dia memilih tim kami? Bagus sekali, Danny tua, bagus sekali,” ujar O’Neill dengan nada menyindir.

O’Neill juga mengakui tantangan berat yang dihadapi timnya dalam perburuan gelar. “Kami kehabisan pertandingan. Kami sudah berusaha mengejar ketertinggalan cukup lama. Kami masih berusaha melakukannya saat ini. Kalah dari Hibs adalah kemunduran, tapi itu tidak fatal. Kami masih ada di sana,” tegasnya.

Sementara itu, Danny Rohl, yang mengambil alih kemudi Rangers sejak Oktober 2025, menyadari bahwa Derby Old Firm lebih dari sekadar tiga poin. “Saya bisa mengatakan ini hanya tiga poin, tetapi pertandingan ini tidak pernah hanya tentang tiga poin. Ada sisi emosional, tetapi akan menjadi dorongan besar untuk meraih kemenangan,” kata Rohl.

Gelandang Rangers, Nicolas Raskin, juga menekankan pentingnya pertandingan ini, namun tetap realistis. “Ini adalah pertandingan besar, tetapi setelah itu, pertandingan liga berikutnya juga tiga poin, dan yang berikutnya juga. Masih ada 10 pertandingan yang harus dimainkan, banyak hal bisa terjadi, jadi ini tidak akan menjadi ‘hidup atau mati’ besok, tetapi jelas ini akan menjadi dorongan besar bagi siapa pun yang menang,” jelas Raskin.

Sejarah Rivalitas dan Pertemuan Sebelumnya

Rivalitas Old Firm, yang berakar dalam budaya Skotlandia dan mencerminkan divisi politik, sosial, serta agama, selalu menjadi daya tarik global. Pertemuan terakhir kedua tim di Liga Primer Skotlandia pada 3 Januari 2026 berakhir dengan kemenangan 3-1 untuk Rangers di Celtic Park. Namun, Celtic berhasil menyingkirkan Rangers dari Piala (Premier Sports Cup) tahun lalu dengan skor yang sama, meskipun Celtic sendiri kemudian kalah 3-1 dari St Mirren di final Piala Liga pada 14 Desember 2025.

Dengan semua elemen ini, Derby Old Firm hari ini menjanjikan drama, intensitas, dan mungkin saja, titik balik krusial dalam perburuan gelar Liga Primer Skotlandia musim 2025/2026.