Dinamo Zagreb sukses mengamankan tiket ke babak 16 besar Liga Europa setelah menaklukkan KRC Genk dengan skor tipis 1-0 pada leg kedua babak playoff. Pertandingan krusial ini berlangsung di kandang Genk, Cegeka Arena, pada Kamis malam (26/2/2026) waktu setempat.
Gol Tunggal Petkovic Jadi Penentu
Gol semata wayang yang menjadi penentu kemenangan Dinamo Zagreb dicetak oleh Bruno Petkovic pada menit ke-78. Kemenangan ini membuat Dinamo Zagreb unggul agregat 1-0, mengingat kedua tim bermain imbang tanpa gol pada leg pertama yang digelar di markas Dinamo Zagreb.
Sejak peluit awal dibunyikan, Genk yang bertindak sebagai tuan rumah tampil agresif di hadapan para pendukungnya. Mereka berupaya keras untuk membalikkan keadaan dan menciptakan sejumlah peluang emas. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal menjadi kendala utama bagi tim Belgia tersebut.
Dominasi Genk Tak Berbuah Hasil
Statistik pertandingan menunjukkan dominasi Genk dalam penguasaan bola, mencapai 60 persen, dan melepaskan total 15 tembakan. Sayangnya, hanya tiga di antaranya yang tepat sasaran. Di sisi lain, Dinamo Zagreb tampil lebih pragmatis, mengandalkan pertahanan solid dan serangan balik cepat yang efektif. Mereka hanya mencatatkan tujuh tembakan, dengan dua di antaranya mengarah ke gawang lawan.
Pelatih Genk, Wouter Vrancken, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya atas hasil ini. “Kami sudah berusaha maksimal, menciptakan banyak peluang, tapi sepak bola memang kejam. Satu kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” ujarnya usai pertandingan.
Dinamo Zagreb Lolos, Genk Tersingkir
Sementara itu, pelatih Dinamo Zagreb, Sergej Jakirovic, memuji perjuangan anak asuhnya. “Ini adalah hasil kerja keras. Kami tahu Genk akan menekan, tapi kami bertahan dengan solid dan memanfaatkan kesempatan yang ada,” kata Jakirovic.
Dengan hasil ini, langkah KRC Genk di kompetisi Eropa harus terhenti di babak playoff. Dinamo Zagreb kini berhak melaju ke babak 16 besar dan akan menantikan hasil undian yang dijadwalkan pada pekan depan untuk mengetahui lawan mereka selanjutnya.