Diogo Dalot Puji Ketenangan Senne Lammens, Kunci Stabilitas Lini Belakang MU

Author Image

Irfan

28 Februari 2026

diogo dalot, senne lammens, manchester united, premier league, royal antwerp

Bek kanan , , melontarkan pujian tinggi untuk rekan setimnya, , yang dinilai telah membawa ketenangan dan dampak instan di bawah mistar gawang Old Trafford. Pujian ini disampaikan Dalot kepada Sky Sports menjelang laga akhir pekan melawan Crystal Palace, menyoroti peran krusial kiper Belgia tersebut dalam menjaga stabilitas lini belakang Setan Merah.

Dampak Instan Sejak Kedatangan

Senne Lammens, kiper berusia 23 tahun, bergabung dengan Manchester United pada 1 September 2025 dari dengan nilai transfer sekitar 18,2 juta poundsterling atau setara 24,65 juta dolar AS. Kedatangannya kala itu bertujuan untuk mengatasi inkonsistensi yang kerap ditunjukkan oleh kiper sebelumnya, Andre Onana dan Altay Bayindir. Meskipun awalnya diproyeksikan sebagai kiper kedua, Lammens dengan cepat menancapkan posisinya sebagai pilihan utama, membuat debutnya pada 4 Oktober 2025 saat melawan Sunderland.

Sejak saat itu, Lammens telah mencatatkan lima clean sheet dalam 21 penampilannya di Premier League musim ini. Statistik menunjukkan bahwa ia memimpin Premier League dalam kategori ‘gol yang dicegah’ (goals prevented), dengan rata-rata 5,5 gol lebih banyak diselamatkan dibandingkan kiper lain berdasarkan kualitas tembakan sejak debutnya. Penampilannya yang tenang dan konsisten telah memberikan fondasi yang kokoh bagi pertahanan United yang sebelumnya sering goyah.

Ketenangan Lammens di Mata Dalot

Diogo Dalot secara spesifik memuji karakter Lammens yang tenang dan seimbang. “Seketika, kami bisa melihat tipe profil seperti apa dia sebagai pribadi, yang sangat membantu di posisi yang dia mainkan,” ujar Dalot. Ia menambahkan bahwa seorang kiper Manchester United membutuhkan keseimbangan yang tinggi. “Untuk menjadi kiper Manchester United, Anda harus sangat seimbang karena Anda bisa melambung sangat cepat dan jatuh bahkan lebih cepat. Anda bisa melihat dia adalah orang yang sangat santai; dia tidak terlalu sering terbawa suasana,” jelas Dalot.

Dalot juga mengungkapkan bahwa performa apik Lammens bukanlah kejutan bagi skuad. “Kami sangat senang dengan performa yang dia tunjukkan. Tapi bagi kami, itu tidak terlalu mengejutkan karena kami telah melihatnya setiap hari,” tambahnya. “Jadi saya senang orang-orang mulai melihat itu, tapi kami sudah melihatnya saat dia datang.”

Pengakuan dari Berbagai Pihak

Tidak hanya Dalot, legenda klub Edwin van der Sar juga melihat adanya kemiripan gaya antara dirinya dan Lammens. Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, turut memuji Lammens, menyatakan, “Bagi saya, seorang kiper harus dapat diandalkan, dapat dipercaya… Daripada menciptakan kekacauan, Anda ingin dia menghilangkan kekacauan dan menenangkan keadaan. Saya pikir Senne melakukan itu.” Bahkan, manajer Everton, David Moyes, sempat menyebut Lammens “sangat brilian” setelah pertandingan melawan United.

Lammens sendiri mengakui tantangan fisik di Premier League, menyebutnya sebagai “perang” di kotak penalti, namun ia melihatnya sebagai salah satu kekuatannya. Ia juga mengungkapkan bahwa idolanya adalah kiper legendaris Manuel Neuer. Dengan usia yang masih muda dan performa yang terus menanjak, Senne Lammens kini menjadi salah satu pilar penting dalam upaya Manchester United mencapai target mereka musim ini.