Diogo Dalot: ‘Warisan Ruben Amorim Sangat Penting bagi Sejarah Manchester United’

Bek kanan , , baru-baru ini memberikan pandangan mengejutkan mengenai dampak mantan pelatih kepala di Old Trafford. Meskipun masa jabatan Amorim terbilang singkat dan diwarnai hasil yang kurang memuaskan di lapangan, Dalot bersikeras bahwa warisan pelatih asal Portugal itu “sangat, sangat penting dalam sejarah klub ini.”

Ruben Amorim mengambil alih kursi kepelatihan Manchester United pada November 2024, menggantikan Erik ten Hag. Namun, perjalanannya di klub berjuluk Setan Merah itu hanya berlangsung sekitar 14 bulan, sebelum akhirnya dipecat pada 5 Januari 2026. Selama kepemimpinannya, United berhasil mencapai final Liga Europa pada Mei 2025, tetapi performa di liga domestik cenderung tidak konsisten.

Dalot, dalam wawancara dengan Rio Ferdinand, menjelaskan bahwa Amorim membawa perubahan mendalam yang mungkin tidak terlihat oleh banyak penggemar. “Saya akan melihat Ruben sebagai sesuatu yang sangat, sangat penting dalam sejarah klub ini,” kata Dalot. “Saya pikir agak berani untuk mengatakannya dan orang mungkin tidak percaya, tetapi begitu dia datang, dia mengubah banyak hal yang tidak Anda lihat.”

Pemain internasional Portugal itu menyoroti penekanan Amorim pada disiplin, standar tinggi, dan profesionalisme. “Dia adalah seorang pria yang harus berada di tempat di mana ada disiplin, harus ada standar,” tambah Dalot. “Dan dia mencoba melakukan itu segera, suka atau tidak suka. Dan kami harus beradaptasi dengan cepat.” Dalot juga menyebut bahwa Amorim adalah “persis apa yang kami butuhkan untuk klub semacam ini” karena sifatnya yang sangat menuntut.

Meskipun demikian, Dalot mengakui bahwa hasil di lapangan tidak sesuai dengan ekspektasi. “Jelas, saya pikir apa yang kami lakukan di lapangan tidak berhasil, dalam hal hasil,” ujarnya. Saat Amorim dipecat, Manchester United berada di posisi keenam klasemen Premier League. Pemecatan tersebut terjadi setelah serangkaian hasil buruk dan “pernyataan eksplosif” yang ia lontarkan pasca-hasil imbang 1-1 melawan Leeds United.

Setelah kepergian Amorim, ditunjuk sebagai pelatih kepala interim. Di bawah arahan Carrick, performa Manchester United menunjukkan peningkatan signifikan. Tim berhasil meraih lima kemenangan dari enam pertandingan terakhir mereka. Per 1 Maret 2026, Manchester United telah merangkak naik ke posisi keempat di Premier League.

Pemain lain yang juga merasakan perubahan di bawah kepemimpinan baru adalah bek Noussair Mazraoui. Pemain asal Maroko yang bergabung dengan United pada musim panas 2024 ini, sebelumnya sangat dihargai oleh Amorim dan sering bermain dalam sistem 3-4-3 yang diterapkan pelatih Portugal itu. Mazraoui, yang saat ini sedang membela negaranya di Piala Afrika, juga memberikan pujian terhadap kepemimpinan Carrick, menyatakan bahwa pelatih interim tersebut “merasakan nilai klub” karena sejarahnya yang panjang di Old Trafford.

Sementara itu, masa depan Mazraoui di Manchester United menjadi sorotan. Klub raksasa Italia, Juventus, dikabarkan tertarik untuk merekrut bek serbaguna tersebut pada bursa transfer musim panas 2026.